Investor Saham Syariah Naik 240 Persen dalam 5 Tahun, Ini Datanya

Investor Saham Syariah Naik 240 Persen dalam 5 Tahun, Ini Datanya

Berita Utama | inews | Rabu, 11 September 2024 - 14:55
share

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor saham syariah naik hingga 240 persen. Angka ini terhitung sejak 5 tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB-SOTS) jumlah investor saham syariah meningkat dari 44.536 investor pada 2018, menjadi 151.560 investor pada Juli 2024.

Dari sisi geografis per Juni 2024, setidaknya 6 wilayah terbesar di Pulau Jawa masih mendominasi sebaran investor syariah, dipimpin DKI Jakarta (18 persen), Jawa Barat (14 persen), Jawa Timur (12 persen), Jawa Tengah (9 persen), DI Yogyakarta (6 persen), dan Banten (4 persen).

Adapun provinsi Aceh sebagai 'Daerah Istimewa' yang syarat atas penerapan hukum syariat Islam masih menyumbang 3 persen dari total investor syariah per Juni 2024.

Lalu, dari sisi transaksi, per 9 September 2024 rata-rata harian volume transaksi saham yang masuk ke dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) telah mencapai 76 persen dari total volume transaksi di BEI.

Terhitung total nilai transaksi saham syariah pada paruh pertama 2024 menembus Rp2,2 triliun, dengan volume 5,8 miliar saham. Sederet wilayah Jawa masih menguasai mayoritas transaksi.

Kendati tidak masuk dalam top 10 investor syariah terbesar, provinsi Kalimantan Timur justru merangsek ke peringkat ke-6, dengan total transaksi Rp60,89 miliar, menyalip DI Yogyakarta di peringkat ke-7.

Peningkatan jumlah investor saham syariah tak terlepas dari sederet inovasi pengembangan produk di pasar modal syariah, salah satunya produk wakaf.

Pada Kamis (5/9), BEI menerima penghargaan kategori "Inovasi Pengembangan Wakaf" dari Forum Wakaf Produktif (FWP) pada acara Musyawarah Nasional (Munas) FWP yang ke-3 di Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/9).

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan penghargaan ini diberikan atas inovasi BEI dalam mengembangkan wakaf saham di Indonesia.

"Ini merupakan lanjutan prestasi BEI setelah sebelumnya menyandang sebagai "The Best Islamic Capital Market" dari Global Islamic Finance Award selama empat tahun berturut-turut," kata Irwan dalam keterangan, Selasa (10/9).

Topik Menarik