Gajah Mati Tanpa Kepala dan Gading di Pelalawan Diduga Ditembak Pemburu Liar
PELALAWAN, iNews.id – Bangkai gajah Sumatera ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan tanaman industri (HTI) Kabupaten Pelalawan, Riau. Bangkai satwa dilindungsi tersebut ditemukan tanpa kepala dan gading yang diduga kuat menjadi korban perburuan liar.
Penemuan bangkai gajah ini terjadi di area konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui. Kasus tersebut langsung ditangani Polres Pelalawan.
Kondisi satwa dilindungi itu sangat memprihatinkan. Selain bagian kepala terpotong, pada tubuh gajah juga ditemukan dugaan luka tembak.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
"Gajah ditemukan dalam posisi duduk dengan bagian kepala yang sudah terpotong. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan mendalam melalui olah TKP dan pengambilan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian satwa dilindungi ini," ujarnya dikutip Sabtu (7/2/2026).
Informasi kepolisian menyebutkan, bangkai gajah ini pertama kali diketahui pada Senin malam (2/2/2026). Seorang warga bernama Winarno mencium bau menyengat dari arah kawasan hutan.
Merasa ada yang tidak biasa, saksi kemudian menelusuri sumber bau tersebut. Setelah dilakukan pencarian, dia menemukan bangkai gajah dalam kondisi tanpa kepala.
Penemuan itu langsung dilaporkan kepada petugas keamanan setempat dan diteruskan ke polisi.
Menindaklanjuti laporan warga, pada Selasa (3/2/2026), tim Satreskrim Polres Pelalawan bersama personel Polsek Ukui mendatangi lokasi. Aparat langsung melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara.
Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mendalami penyebab kematian bangkai gajah Sumatera tersebut. Dugaan sementara mengarah pada aksi perburuan liar, mengingat bagian kepala dan gading hilang.
Kasus bangkai gajah Sumatera ini kembali menyoroti maraknya perburuan satwa dilindungi di kawasan hutan. Hingga kini, kasusnya masih dalam proses penyelidikan intensif dan polisi memastikan akan mengusut tuntas pihak yang bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku.










