BNN Ingin Usulkan Pelarangan Rokok Elektrik, Ini 5 Bahaya Vape Bagi Kesehatan

BNN Ingin Usulkan Pelarangan Rokok Elektrik, Ini 5 Bahaya Vape Bagi Kesehatan

Berita Utama | idxchannel | Kamis, 9 April 2026 - 16:04
share

IDXChannel—Simak 5 bahaya vape untuk kesehatan. Belum lama ini Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan pelarangan penggunaan vape atau rokok elektrik karena perangkat tersebut berpeluang disalahgunakan. 

Usulan pelarangan itu dibuat berdasarkan hasil uji sampling terhadap ratusan cairan (liquid) vape, puluhan di antaranya mengandung bahan-bahan narkotika seperti cannabinoid, methamphetamine (sabu), dan etomidate (obat bius). 

Awalnya, perangkat rokok elektrik diperkenalkan sebagai alat pengganti rokok tembakau, diperuntukkan bagi perokok yang memerlukan fase peralihan sebelum akhirnya berhenti dan terlepas dari rokok secara total. 

Namun, kini rokok elektrik justru dikonsumsi sebagai alternatif rokok. Di luar penyalahgunaannya sebagai perangkat konsumsi zat terlarang, vape digunakan secara rutin sebagai pengganti rokok tembakau. 

Meski kerap dipromosikan sebagai alternatif yang lebih ‘aman’ dibanding rokok konvensional, berbagai studi menunjukkan bahwa vape tetap menyimpan risiko serius bagi tubuh.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa vape tetap memiliki risiko serius bagi kesehatan. Cairan vape mengandung nikotin, bahan kimia, dan partikel halus yang dapat berdampak buruk bagi tubuh.

Melansir beragam sumber (9/4/2026), berikut ini adalah 5 bahaya vape bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui. 

5 Bahaya Vape Bagi Kesehatan Tubuh 

1. Menyebabkan Kecanduan Nikotin

Sekalipun dipromosikan sebagai alat untuk membantu berhenti merokok, cairan vape tetap mengandung nikotin, zat yang sangat adiktif. Nikotin dapat membuat pengguna mengalami ketergantungan, sehingga sulit berhenti. 

Bahkan, penggunaan jangka panjang bisa meningkatkan risiko gangguan otak, terutama pada remaja yang masih dalam masa perkembangan.

2. Merusak Paru-Paru

Vape dapat menyebabkan gangguan paru-paru serius, termasuk kondisi yang dikenal sebagai EVALI. Gejalanya meliputi sesak napas, batuk, hingga nyeri dada. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa berakibat fatal.

3. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Nikotin dalam vape dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Hal ini berpotensi memicu penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke, terutama jika digunakan dalam jangka panjang.

4. Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Cairan vape mengandung berbagai zat kimia seperti formaldehida, asetaldehida, dan logam berat. Zat-zat ini dapat merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko kanker jika terpapar terus-menerus.

5. Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental

Penggunaan nikotin dalam vape juga dikaitkan dengan gangguan kecemasan, stres, dan depresi. Ketergantungan nikotin dapat memengaruhi keseimbangan kimia di otak dan memperburuk kondisi mental seseorang.

Itulah 5 bahaya vape bagi kesehatan tubuh yang harus diwaspadai. 


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik