GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Masuk Struktur Termasuk Waka BP BUMN

GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Masuk Struktur Termasuk Waka BP BUMN

Berita Utama | inews | Jum'at, 12 Juni 2026 - 10:24
share

JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) merombak kepengurusan. Sejumlah tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) bergabung ke dalam struktur.

Beberapa nama yang masuk dalam kepengurusan baru yakni, Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma'ruf; Direksi Persiku Kudus, Muhammad Abdul Idris, serta Agus Herlambang dan sejumlah kader muda lainnya.

Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, mengatakan penyegaran kepengurusan merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk menghadirkan kader-kader terbaik dalam mengawal agenda besar GP Ansor dan Nahdlatul Ulama.

"Kami memperkuat struktur organisasi dengan kader-kader yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak pengabdian di berbagai bidang. Mereka adalah energi baru yang akan memperkuat gerakan organisasi ke depan," ujar Addin dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, figur yang bergabung dalam kepengurusan baru bukanlah sosok asing di lingkungan NU. Sebagian besar merupakan kader lama Nahdlatul Ulama dan memiliki pengalaman yang relevan untuk mendukung penguatan organisasi.

"Mereka adalah kader-kader yang telah teruji. Ada yang berkiprah di pemerintahan, dunia profesional, olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kader NU mampu mengambil peran strategis di berbagai sektor sekaligus tetap berkomitmen mengabdi melalui organisasi," ucapnya.

Addin menegaskan, GP Ansor saat ini tidak hanya dituntut menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan tetapi juga harus mampu merespons tantangan baru seperti transformasi digital, penguatan ekonomi umat, hingga meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan nasional.

Karena itu, menurutnya organisasi membutuhkan kombinasi antara kader yang kuat secara ideologis, matang secara organisatoris dan memiliki kompetensi profesional yang dapat memperkuat tata kelola organisasi.

"Kami ingin mempertemukan semangat pengabdian dengan profesionalisme. Ansor harus menjadi rumah besar bagi kader-kader muda NU yang memiliki kemampuan dan keahlian di berbagai bidang agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat," ucap dia.

Penyegaran kepengurusan ini juga disebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan yang terus berjalan di tubuh GP Ansor.

Topik Menarik