5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Banyak peristiwa politik nasional yang terjadi pada pekan ini dan menjadi perhatian publik. Presiden Partai Buruh Said Iqbal yang menjadi Penasihat Khusus Presiden, M Jusuf Kalla (JK) diterima Presiden Prabowo Subianto, dan mahasiswa yang kembali turun ke jalan mewarnai peristiwa politik pekan ini.
Dalam sepekan, banyak peristiwa politik yang terjadi. Beberapa di antaranya menarik perhatian dan menjadi sorotan pembaca SindoNews. Berikut ini SindoNews tampilkan lima peristiwa politik yang menarik perhatian.
1. Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Said Iqbal setelah dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Foto/Istimewa
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Dia dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 58/P Tahun 2026.
Said Iqbal menyampaikan bahwa dirinya akan segera memberikan laporan dan menyampaikan pandangan terkait kesejahteraan buruh kepada Presiden.
Baca Juga: Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah LayakSejumlah hal yang akan dilaporkan kepada Presiden di antaranya berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Soal kesejahteraan buruh, Said Iqbal memandang bahwa ke depan kesejahteraan buruh meliputi kepastian kerja, kepastian pendapatan, dan jaminan sosial.
Said Iqbal juga akan menyampaikan pandangannya terkait upah layak bagi para buruh, termasuk juga terkait pekerja buruh migran yang saat ini menurutnya masih memerlukan perlindungan dari negara.
2. Nanik S Deyang dan 2 Wakil Kepala BGN Dilantik
Nanik S Deyang (tengah) setelah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Foto/Dok SindoNews
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Pelantikan Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Pengangkatan kepala BGN dan dua wakilnya itu didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN Periode Tahun 2024-2029.
Nanik S Deyang memastikan akan merekrut profesor ahli gizi hingga dokter anak untuk masuk dalam struktur Dewan Pengarah BGN. Hal ini dilakukan untuk memastikan menu MBG yang disajikan ke penerima manfaat memenuhi gizi seimbang.Nanik mengatakan setidaknya ada 5 hingga 7 orang yang akan mengisi posisi Dewan Pengarah BGN. Nanik menjelaskan, mereka bertugas memberikan petunjuk dan arahan kepada pimpinan BGN terkait gizi seimbang.
Nanik pun memastikan pihaknya akan meningkatkan kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia akan mengecek secara rutin dapur-dapur MBG untuk memastikan kualitas makanan sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan.
3. DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyepakati untuk mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi UU.
Kesepakatan diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-21 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Selasa (9/6/2026). Kesepakatan diambil setelah Ketua Panja RUU Polri Habiburokhman menyampaikan hasil pembahasan regulasi tersebut.
Baca Juga: Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang bertindak sebagai pimpinan rapat meminta persetujuan atas pembahasan RUU Polri. Palu pun diketuk.Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain batas usia pensiun Kapolri bisa diperpanjang sesuai kebutuhan presiden. Dengan demikian, ketentuan usia pensiun Kapolri sebagaimana yang diatur dalam RUU Polri tak lagi membatasi perpanjangan masa jabatan hanya satu tahun setelah mencapai usia 60 tahun.
"Jadi, sekali lagi bahwa Presiden Republik Indonesia itu adalah panglima tertinggi ya. Jadi, memegang kekuasaan atas Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan juga Kepolisian," kata Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej saat jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).
4. Prabowo Terima Kunjungan JK
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI M Jusuf Kalla (JK) di Istana Merdeka. Foto/BPMI Setpres
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI M Jusuf Kalla (JK) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut berlangsung selama satu jam.
Dalam kunjungan tersebut, JK ditemani putranya yakni Solihin Kalla, yang juga merupakan CEO Kalla Group. Prabowo langsung menyambut JK dan putranya dengan jabat tangan erat. Kemudian, ketiganya duduk di meja bundar berwarna cokelat.
Seusai pertemuan, JK mengungkapkan kesiapan membangun tambahan pembangkit listrik berkapasitas 2.000 megawatt (MW) guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen yang dicanangkan Prabowo."Kita siap untuk, kita sudah membangun 1.500 Mega PLTA, ini kita siap membangun lagi 2.000 Mega termasuk juga PLTG," kata JK.
5. Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan
BEM UI turun ke jalan pada Jumat (12/6/2026). Foto/Danandaya Arya Putra
Mahasiswa kembali turun ke jalan pada Jumat (12/6/2026). Mahasiswa yang antara lain berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) itu beraksi di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI). Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan antara lain stop pemborosan APBN dan turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
Baca Juga: Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Di depan Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), seratusan mahasiswa dari Aliansi UNJ Melawan juga menggelar aksi Rawamangun Menggugat. Mereka antara lain menyuarakan tuntutan tentang pembangunan gedung, kenaikan gaji guru, dan turunkan harga BBM.
Aksi juga digelar mahasiswa di Pertigaan Gejayan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026). Mereka mengkritik sejumlah program pemerintah. Selain itu, tuntutan turunkan harga bahan pokok dan BBM juga ikut disuarakan. Binti Mufarida, Danandaya Arya Putra, Achmad Al Fiqri



