4 Penyelundupan Narkoba di Lapas-Rutan Jakarta Digagalkan, Modus Sembunyikan di Organ Intim
JAKARTA – Petugas Lapas Narkotika Jakarta dan Rutan Kelas I Jakarta Pusat (Salemba) pada Senin (15/6/2026) menggagalkan empat upaya penyelundupan narkoba dalam satu hari. Modus yang digunakan beragam, mulai dari menyembunyikan barang terlarang di organ intim, botol obat batuk, hingga kunciran rambut.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DKI Jakarta, Wachid Wibowo, mengatakan dua kasus diungkap petugas Lapas Narkotika Jakarta melalui pemeriksaan ketat di Pintu Pengamanan Utama (P2U).
Petugas mengamankan pelaku yang membawa dua paket berisi barang diduga narkotika dengan berat total 8,72 gram. Dalam waktu yang hampir bersamaan, petugas kembali menemukan dua paket berisi barang diduga narkotika dengan berat total 20,30 gram.
"Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku menggunakan modus yang sama, yakni menyembunyikan paket diduga narkotika di bagian organ intim untuk mengelabui petugas," ujar Wachid dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).
Video Viral Chaos Perilisan Audemars Piguet X Swatch di Seluruh Dunia, Thailand Kacau Balau!
Pada hari yang sama, petugas Rutan Salemba juga menggagalkan dua upaya penyelundupan narkoba lainnya dengan modus berbeda. Seorang perempuan berinisial NA (42) kedapatan menyelundupkan cairan etomidate yang dimasukkan ke dalam botol obat batuk.
"Kecurigaan petugas muncul setelah menemukan isi botol tidak sesuai dan mengeluarkan aroma yang tidak wajar," lanjut Wachid.
Tak lama kemudian, petugas kembali mengamankan seorang perempuan berinisial MU (39) yang diduga hendak menyelundupkan sabu seberat 40,1 gram yang disembunyikan di dalam kunciran rambut.
"Seluruh pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan diserahkan kepada aparat kepolisian untuk proses hukum serta pengembangan lebih lanjut," lanjut dia.
Wachid menegaskan keberhasilan pengungkapan empat kasus penyelundupan dalam satu malam menunjukkan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjaga lapas dan rutan tetap bersih dari peredaran narkoba.
"Keberhasilan petugas menggagalkan empat upaya penyelundupan narkoba dalam waktu yang hampir bersamaan merupakan bukti bahwa sistem pengamanan, deteksi dini, dan pengawasan di seluruh UPT Pemasyarakatan DKI Jakarta berjalan dengan baik. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang tetap siaga, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas," ujar Wachid.







