Dramatis! Maroko Usir Belanda via Adu Penalti, Anak Patrick Kluivert Gagal Cetak Gol
MONTERREY, iNews.id – Timnas Maroko membuat kejutan besar di Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Timnas Belanda lewat adu penalti dengan skor 3-2 pada babak 32 besar di Monterrey, Selasa (30/6/2026).
Drama dimulai sejak adu penalti pertama. Teun Koopmeiners membuka keunggulan Belanda meski arah tembakannya terbaca kiper Maroko. Di sisi lain, Neil El Aynaoui gagal menyamakan kedudukan setelah tendangannya menghantam mistar. Belanda unggul 1-0.
Tekanan berbalik pada penendang kedua. Anak Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert gagal menambah keunggulan setelah bola membentur tiang. Soufiane Rahimi kemudian menjaga asa Maroko dengan menyamakan skor menjadi 1-1.
Babak ketiga adu penalti berjalan tegang. Wout Weghorst menjalankan tugasnya dengan sempurna. Chemsdine Talbi juga sukses menaklukkan kiper Belanda. Skor kembali imbang 2-2.
Ketegangan memuncak di tendangan keempat. Quinten Timber gagal mencetak gol meski kiper Maroko terkecoh. Achraf Hakimi kemudian maju sebagai algojo Maroko, namun tendangannya juga membentur tiang. Skor tetap 2-2.
Momen krusial hadir di tendangan kelima. Crysencio Summerville gagal menaklukkan kiper Maroko setelah tembakannya diblok dengan baik. Ismael Saibari lalu tampil sebagai penentu dengan menaklukkan Verbruggen. Maroko menang 3-2 dan melaju ke babak berikutnya.
Gol Penyelamat Maroko Paksa Laga ke Extra Time
Sebelum drama adu penalti, Belanda sempat unggul lebih dulu di waktu normal. Cody Gakpo mencetak gol pada menit ke-72 melalui skema serangan cepat yang rapi dan efektif.
Serangan diawali sundulan Wout Weghorst ke arah Crysencio Summerville. Meski terjatuh saat menusuk pertahanan, Summerville masih mampu mengirim bola ke Cody Gakpo yang langsung menuntaskannya ke gawang Maroko.
Dalam situasi genting, Maroko menunjukkan mental kuat. Issa Diop menyamakan kedudukan lewat sundulan tajam hasil umpan silang Chemsdine Talbi. Gol ini menjaga asa Maroko tetap hidup.
Memasuki extra time, Maroko tampil lebih dominan dan menekan Belanda pada babak pertama perpanjangan waktu. Belanda lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.
Pada babak kedua extra time, Belanda mulai berani keluar menekan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah dan laga harus ditentukan lewat adu penalti yang akhirnya dimenangkan Maroko.









