Pramono Minta Bentrokan di Menteng Tak Dikaitkan dengan Isu Etnis: Jakarta Terbuka bagi Siapa pun

Pramono Minta Bentrokan di Menteng Tak Dikaitkan dengan Isu Etnis: Jakarta Terbuka bagi Siapa pun

Berita Utama | inews | Selasa, 28 Juli 2026 - 11:15
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta bentrokan antarwarga yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, tidak dikaitkan dengan isu etnisitas. Pramono menegaskan, Jakarta terbuka bagi siapa pun.

Pramono menegaskan, selama ini keberagaman bisa hidup berdampingan di Jakarta dengan damai.

"Jakarta ini adalah kota yang sangat terbuka. Keanekaragaman di Jakarta itu selama ini terjaga dengan baik. Sehingga saya betul-betul tidak mau ada isu berkaitan dengan etnisitas di Jakarta karena Jakarta sudah aman, nyaman, dan tenteram," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Politisi PDIP itu menambahkan, persoalan yang terjadi di lokasi bentrokan merupakan fakta yang terjadi di lapangan dan harus diselesaikan dengan kepala dingin. Karena itu, dia mengajak seluruh pihak untuk menahan diri agar tidak memperluas konflik.

"Bahwa kemudian ada persoalan seperti di Matraman, itu adalah realitas yang ada, tetapi saya meminta kepada semuanya untuk menahan diri dan kita menyelesaikannya dengan kepala dingin," tuturnya.

Pramono menegaskan, Jakarta harus menjadi kota yang aman dan damai bagi siapa pun. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan menjaga kekondusifan di ibu kota.

"Mudah-mudahan Jakarta tetap aman, nyaman, dan terbuka bagi siapa saja," ucap Pramono.

Topik Menarik