Panas! Jose Mourinho Klaim Trofi Ballon dOr 2026 Layak Jadi Milik Pemain Real Madrid
PELATIH Real Madrid, Jose Mourinho, menilai sejumlah pemainnya sangat layak untuk meraih trofi Ballon dOr 2026. Bagi pelatih asal Portugal tersebut, penghargaan pemain terbaik dunia tersebut seharusnya tidak otomatis jatuh kepada pesepakbola yang berasal dari Paris Saint-Germain (PSG) ataupun Timnas Spanyol yang tampil luar biasa di sepanjang 2025-2026.
Pertandingan La Liga secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Bagi Mourinho, tolok ukur utama dalam menilai pemain terbaik dunia bukan sekadar trofi kolektif yang diraih bersama klub atau negara. Ia menilai pemenang Ballon d'Or haruslah sosok pesepakbola luar biasa yang kehadirannya benar-benar dirindukan oleh pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia setelah mereka pensiun nanti.
1. Kritik Trofi Kolektif
Dalam sesi jumpa pers jelang laga Real Madrid selanjutnya, Mourinho bernostalgia dengan menyebut sejumlah nama besar yang mendefinisikan arti kejeniusan di lapangan hijau. Ia merasa dirinya masih merasakan kehilangan yang sama atas pensiunnya legenda-legenda besar seperti Diego Maradona, Ronaldo Nazario, Zinedine Zidane, Lothar Matthaus, hingga Lionel Messi yang belum pensiun.
"Bagi saya, Ballon d'Or harus diberikan kepada salah satu dari pemain yang ketika mereka pensiun, kita akan merindukannya untuk selamanya," ujar Mourinho, mengutip dari TNT Sports, Minggu (30/8/2026).
Karena itu, Mourinho merasa kurang sependapat jika indikator penilainya hanya berpatokan pada keberhasilan merengkuh gelar juara turnamen akbar. Menurutnya, jika pendekatan penilaian didasarkan pada prestasi tim secara kolektif, maka apresiasi tertinggi sudah sepatutnya dialamatkan kepada juru taktik di balik kesuksesan tersebut.
"Anda tidak bisa memberikan Ballon d'Or hanya karena seseorang menjuarai Liga Champions atau Piala Dunia," tegas pelatih berjuluk The Special One itu.
Mourinho bahkan menyindir secara terbuka bahwa trofi Ballon d'Or versi pencapaian tim layak diberikan kepada pelatih PSG, Luis Enrique, atau pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente.
"Jika Anda ingin menghargai Liga Champions, berikan Ballon d'Or kepada Luis Enrique. Untuk Spanyol, Luis de la Fuente tentu layak mendapatkannya. Itu adalah penghormatan yang luar biasa," sambung Mourinho.
2. Pemain Madrid Layak Raih Ballon dOr
Pernyataan kontroversial ini muncul di tengah bursa kandidat kuat peraih Ballon d'Or yang diramaikan oleh gelandang Timnas Spanyol, Rodri, serta sejumlah bintang lini serang PSG.
Nama-nama seperti Ousmane Dembele dan penyerang sayap Khvicha Kvaratskhelia diprediksi masuk dalam persaingan ketat, sementara penyerang Bayern Munich, Harry Kane, turut diperhitungkan berkat ketajamannya di lini depan.
Kendati demikian, Mourinho meyakini standar pemilihan pemain terbaik dunia memiliki ranah penilaian yang jauh berbeda. Ia meyakini kualitas individu sejati tidak harus melekat pada pemain dari klub asal Prancis ataupun skuad Matador.
"Hal lain adalah siapa yang terbaik di dunia. Itu tidak harus dari PSG atau Spanyol,” lanjut Mourinho.
