BSA Logistics (WBSA) Gelar IPO, Tetapkan Harga Final Rp168 per Saham

BSA Logistics (WBSA) Gelar IPO, Tetapkan Harga Final Rp168 per Saham

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 3 April 2026 - 15:54
share

IDXChannel - PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bakal melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). WBSA menjadi emiten pertama yang IPO pada 2026.

Sesuai namanya, perusahaan tersebut bergerak di sektor logistik, terutama pengiriman barang (freight forwarding) lewat darat, laut, dan udara. Di samping itu, perusahaan juga memiliki fasilitas gudang pergudangan dan penyimpanan, termasuk Inland Logistics Terminal (ILT).

Dalam prospektus terbaru yang diterbitkan Kamis (2/4/2026), WBSA menetapkan harga IPO sebesar Rp168 per saham, di atas batas atas dari rentang harga selama penawaran awal (book building) Rp150-Rp170.

Harga IPO final ini ditetapkan berdasarkan harga kesepakatan dan negosiasi antara perseroan dan para penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter) yang mempertimbangkan hasil book building yang digelar pada 25-27 Maret 2026.

"Berdasarkan hasil penawaran awal tersebut di atas, harga penawaran berada di dalam kurva, maka harga penawaran telah sesuai," kata manajemen WBSA dalam prospektus.

Selain itu, penetapan harga IPO juga telah mempertimbangkan kondisi pasar, kinerja keuangan, hingga penilaian atas valuasi WBSA. 

Perseroan akan menerbitkan 1,8 juta saham baru atau setara 20,75 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Dengan penetapan harga IPO tersebut, perseroan bakal meraih dana segar sebesar Rp304 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.

Sesuai timeline, masa penawaran umum (offering) dilaksanakan pada 2-8 April 2026. Dengan begitu, proses pencatatan akan dilakukan pada 10 April 2026.

Dalam aksi korporasi ini, WBSA menunjuk OCBC Sekuritas (TP) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) sebagai penjamin pelaksana emisi efek serta Indo Capital Sekuritas (IU) sebagai penjamin emisi efek. MG mendapatkan porsi penjatahan terbesar sebanyak 72,07 persen, TP 27,83 persen, dan IU 0,10 persen.

(Rahmat Fiansyah) 

Topik Menarik