IPCC Siap Bayarkan Sisa Dividen Rp157,6 Miliar, Ini Jadwal Cum Date-nya

IPCC Siap Bayarkan Sisa Dividen Rp157,6 Miliar, Ini Jadwal Cum Date-nya

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 12 Juni 2026 - 07:02
share

IDXChannel - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menetapkan sisa dividen sebesar Rp157,6 miliar atau Rp86,67 per saham untuk tahun buku 2025. Pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi mengatakan, keputusan memberikan dividen jumbo kepada pemegang saham ini merupakan cerminan dari kinerja IPCC yang sehat sekaligus berkelanjutan. Capaian tersebut tidak hanya didukung oleh ketahanan fundamental keuangan yang kuat, melainkan juga oleh keberhasilan transformasi operasional yang terus dijalankan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing layanan terminal kendaraan nasional. 

"Oleh karena itu, manajemen bersama pemegang saham sepakat untuk memberikan apresiasi kepada para investor yang telah menaruh kepercayaan dan tumbuh bersama IPCC hingga saat ini," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).

Sugeng menegaskan, kebijakan dividen perseroan senantiasa mempertimbangkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan kebutuhan pengembangan usaha jangka panjang. Bagi IPCC, dividen bukan sekadar distribusi keuntungan, melainkan bagian dari upaya menciptakan nilai yang berkelanjutan. 

"Kami berkomitmen menjaga pertumbuhan yang sehat melalui penguatan operasional, pengembangan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, serta penerapan prinsip keberlanjutan yang memastikan perseroan tetap mampu memberikan manfaat bagi pemegang saham, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan di masa mendatang,” ujar Sugeng.

Berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, IPCC menetapkan pembagian dividen total sebesar Rp205,21 miliar atau setara dengan 80 persen dari laba bersih. Nilai tersebut merepresentasikan dividen sebesar Rp112,85 per saham, meningkat 20,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama tahun 2025, IPCC mencatatkan pertumbuhan volume kendaraan yang ditangani secara solid, di antaranya kendaraan Completely Built-Up (CBU) 957.661 unit meningkat 11,76 persen (yoy), alat berat 32.677 unit meningkat 24 persen (yoy), truk dan bus 255.502 Unit meningkat 46,32 persen. Peningkatan ini memperkuat posisi IPCC sebagai operator terminal kendaraan berstandar internasional, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ekosistem logistik nasional khususnya pada bidang otomotif. 

Berbagai langkah diversifikasi layanan bernilai tambah (value-added services) seperti long storage/port stock, layanan PDC (pre-delivery centre), Inland Transportation dan integrasi serta implementasi digitalisasi pada terminal baik internasional dan domestik, turut serta mendongkrak produktivitas dan profitabilitas perseroan. Ke depannya, IPCC berkomitmen akan terus berfokus untuk memperkuat fundamental dan mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, menguntungkan, konsisten, dan kompetitif.

“Pembagian dividen tahun buku 2025 mencerminkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham dan upaya menjaga kapasitas pertumbuhan Perseroan di masa mendatang. Kinerja yang kami raih tidak hanya didukung oleh penguatan fundamental keuangan, tetapi juga oleh keberhasilan transformasi operasional, pengelolaan risiko yang terintegrasi, serta peningkatan kapabilitas sumber daya manusia yang menjadi fondasi keberlanjutan bisnis IPCC,” ujar Direktur Keuangfan IPCC, Wing Megantoro.

Wing menegaskan bahwa perseroan akan terus menjaga disiplin keuangan, memperkuat tata kelola risiko, serta mengakselerasi berbagai inisiatif transformasi yang mendukung efisiensi operasional dan penciptaan nilai jangka panjang. 

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun melalui keseimbangan antara kinerja finansial, keunggulan operasional, dan tata kelola yang baik. Dengan fondasi tersebut, IPCC optimistis dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Harga saham IPCC bergerak menguat ke level Rp1.205 per saham. Harga tersebut mencerminkan dividend yield sebesar 7,19 persen untuk dividen final dan 9,36 persen untuk keseluruhan dividen.

Berikut jadwal penyaluran dividen IPCC yang diumumkan manajemen:

1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 19 Juni 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 22 Juni 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 23 Juni 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 24 Juni 2026
5. Pembayaran Dividen : 10 Juli 2026

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik