Materi Tepi Jurang Pandji Pragiwaksono di Mens Rea Ini Jadi Bukti Laporan Polisi?

Materi Tepi Jurang Pandji Pragiwaksono di Mens Rea Ini Jadi Bukti Laporan Polisi?

Gaya Hidup | inews | Kamis, 8 Januari 2026 - 19:10
share

JAKARTA, iNews.id - Mens Rea Pandji Pragiwaksono menjadi buah bibir di media sosial. Satu materi yang kini viral adalah soal tambang dan ormas Islam.

Gegara materi itu, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Bukan tanpa alasan, Pandji menyinggung tambang yang dikelola ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. 

Berikut isi penggalan materi soal tambang dan ormas Islam Pandji Pragiwaksono di Mens Rea yang viral dan berujung pelaporan ke Polda Metro Jaya. 

"Ada yang ngerti politik balas budi? Gua kasih lo sesuatu, tapi lo kasih gua sesuatu lagi. Emang lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira?" tanya Pandji kepada audiens, dikutip Kamis (8/1/2026).

"Karena diminta suaranya, gua kasih sesuatu lo suka, happy lah. Ormas agama ngurus tambang? Happy lah. Done. Biar kita adil, sebenarnya tidak hanya ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak," tambahnya.

Pandji melanjutkan, "Ormas Islam, Alhamdulillah, rezeki anak soleh, masa ditolak, ini pasti karena aku rajin sholat, rezeki anak soleh nih. Diambil guys." 

Di pertunjukan itu, Pandji pun mengungkapkan, "Gua dengar-dengar HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) menolak. HKBP bilang, mohon maaf ini ngurus lapo ribet banget apalagi ngurus tambang. Capek gua!"

Akibat materi tersebut, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pemuda NU dan Muhammadiyah. Dalihnya adalah materi Pandji tersebut dinilai menimbulkan kegaduhan di ruang media dan memecah belah bangsa.

"Menurut kami, beliau (Pandji) merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media dan memecah belah bangsa," ujar Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman Wahid.

Dia mengatakan, materi stand up Pandji menimbulkan keresahan di kalangan pemuda Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

"Menimbulkan keresahan terhadap khususnya kami sebagai anak muda Nahdliyin pun juga teman saya sebagai Aliansi Muda Muhammadiyah," tutur dia.

Topik Menarik