Nestle Tarik Produk Susu Formula Bayi Secara Global karena Mengandung Zat Beracun
JAKARTA - Nestle secara global menarik sejumlah produk susu formula bayi. Penarikan ini bahwa produk tersebut mengandung zat racun toxin, yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
Perusahaan raksasa makanan dan minuman itu mengatakan bahwa sejumlah nomor produksi tertentu dari susu formula bayi dan susu formula lanjutannya tidak aman untuk diberikan kepada bayi.
(Produk Nestle. Foto: BBC)
"Produk-produk tersebut dijual di seluruh dunia, dan berpotensi mengandung cereulide, yang dapat memicu mual dan muntah jika dikonsumsi," demikian seperti dikutip dari BBC, Rabu (14/1/2026).
Nestle mengatakan hingga saat ini belum ada laporan yang dikonfirmasi mengenai penyakit yang timbul setelah mengonsumsi Nestle. Namun, menarik kembali produk tersebut "sebagai tindakan pencegahan".
Nestle mengkonfirmasi kepada BBC bahwa penarikan produk bersifat global. Produk yang terdampak dijual di beberapa negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, Austria, Denmark, Italia, dan Swedia.
Nestle di Eropa
Nestle Prancis mengatakan pihaknya sedang melakukan "penarikan kembali secara preventif dan sukarela" terhadap sejumlah batch susu formula bayi Guigoz dan Nidal.
Di Jerman, produk susu formula tersebut disebut Beba dan Alfamino. Nomor batch produk yang terdampak di Inggris dapat ditemukan di situs web Nestle Inggris, atau melalui food.gov.uk.
Pelanggan disarankan untuk mencari kode yang sesuai di bagian bawah kaleng atau kotak untuk susu formula bubuk atau di bagian bawah kotak luar dan di sisi atau bagian atas wadah untuk susu formula siap pakai.










