5 Tips Beli Barang Elektronik dengan Paylater agar Cicilan Tidak Jadi Beban

5 Tips Beli Barang Elektronik dengan Paylater agar Cicilan Tidak Jadi Beban

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 3 September 2026 - 17:11
share

Harga barang elektronik jarang mengalami penurunan, sementara kebutuhan seperti penggantian kulkas yang rusak atau perangkat belajar anak harus segera dipenuhi. Salah satu solusi yang dapat Anda gunakan adalah metode bayar nanti atau paylater yang memungkinkan Anda membawa pulang barang tanpa harus mengeluarkan dana sekaligus.

Selain metode pembayaran yang fleksibel, terdapat berbagai tips beli barang elektronik agar proses cicilan bisa lebih ringan. Salah satunya adalah memanfaatkan promo seperti promo bebas 2x cicilan yang dapat membantu mengurangi total pembayaran secara signifikan. Berikut ini lima tips penting yang dapat membantu Anda membeli barang elektronik dengan metode paylater secara bijak dan terencana.

1. Pastikan Sesuai Kebutuhan, Bukan Sekadar KeinginanSebelum memutuskan membeli barang elektronik dengan paylater, pastikan barang tersebut memang kebutuhan Anda, bukan sekadar keinginan. Sebagai contoh, pilihlah laptop baru yang mempercepat pekerjaan atau mesin cuci untuk usaha laundry yang dapat menghasilkan pemasukan bagi Anda.

2. Cek Masa Pakai Barang Sebelum Menentukan TenorMasa pakai barang elektronik sangat penting Anda perhatikan saat memilih tenor cicilan. Idealnya, barang tersebut masih layak digunakan selama sekitar lima tahun. Jangan sampai cicilan belum selesai sementara barang sudah mulai rusak atau sulit diperbaiki. Melakukan riset mengenai daya tahan produk, ketersediaan suku cadang, dan reputasi purna jual merek adalah langkah yang bijak. Memilih produk yang sedikit lebih mahal tapi awet juga bisa lebih hemat karena biaya penggunaan per tahun menjadi lebih rendah.

3. Jaga Total Cicilan di Bawah 30 Penghasilan BulananManajemen utang yang sehat menuntut agar total cicilan seluruh utang tidak melebihi 30 dari penghasilan bulanan. Misalnya, jika penghasilan Anda Rp10 juta per bulan, maka total cicilan termasuk paylater idealnya tidak lebih dari Rp3 juta. Penting juga untuk menghitung sisa uang setelah cicilan dipotong agar kebutuhan hidup Anda tetap terpenuhi dengan baik. Jika pembelian baru membuat rasio ini terlampaui, sebaiknya tunda pembelian sampai kondisi keuangan Anda lebih stabil.4. Bandingkan Bunga, Provisi, dan Biaya LayananSaat membeli barang elektronik dengan paylater, jangan hanya fokus pada cicilan bulanan. Anda harus membandingkan semua biaya yang terkait, seperti bunga, biaya admin, hingga biaya layanan.

5. Pilih Penyelenggara yang Berizin dan Diawasi OJKMemilih penyelenggara paylater yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat penting untuk keamanan transaksi Anda. Salah satunya adalah Indodana PayLater dari PT Indodana Multi Finance yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Indodana PayLater adalah salah satu layanan cicilan tanpa kartu kredit yang menawarkan limit hingga Rp50 juta dengan berbagai pilihan tenor. Pendaftaran cukup melalui aplikasi Indodana Finance dengan menggunakan KTP dan swafoto. Anda dapat memeriksa promo bebas 2x cicilan dan berbagai penawaran menarik lainnya di aplikasi untuk menghemat pembayaran elektronik Anda.

Membeli barang elektronik dengan paylater memerlukan perhitungan yang matang dan perhatian penuh pada aspek keuangan Anda. Pastikan barang yang dibeli benar-benar Anda butuhkan, umur pakainya lebih lama dari tenor cicilan, total cicilan tidak membebani penghasilan, dan seluruh biaya sudah diperhitungkan dengan cermat. Dengan memenuhi kriteria tersebut, cicilan tidak menjadi beban, melainkan alat untuk mengatur arus kas Anda secara lebih efektif.

Topik Menarik