Jalani Pengadilan AS, Maduro Ngaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela

Jalani Pengadilan AS, Maduro Ngaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela

Global | okezone | Selasa, 6 Januari 2026 - 06:08
share

JAKARTA - Nicolas Maduro menjalani persidangan di New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin (5/1/2026). Pada kesempatan itu, ia menegaskan tidak bersalah dan masih menjadi presiden Venezuela. 

1. Tidak Bersalah

Ini merupakan penampilan perdana Maduro di hadapan publik, setelah diculik dalam operasi militer AS. Maduro menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan mengenai narkotika.

“Saya tidak bersalah,” menurut laporan sidang pada Senin oleh kantor berita AFP.

“Saya di sini diculik sejak 3 Januari, Sabtu. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” kata pria berusia 63 tahun itu.

Namun, hakim kemudian memotong pembicaraannya. 

“Akan ada waktu dan tempat untuk membahas semua ini,” jawab Hakim Alvin Hellerstein.

Di akhir sidang, melansir Al Jazeera, tampak Maduro terlibat adu mulut sengit dengan seorang pria di galeri publik yang berteriak bahwa ia akan membayar kejahatannya.

“Saya adalah tawanan perang,” jawab Maduro sebelum dibawa keluar dari pengadilan.

Hakim AS yang ditugaskan untuk kasus Maduro, Alvin Hellerstein, telah memerintahkan pemimpin Venezuela itu untuk hadir kembali di pengadilan untuk sidang pada 17 Maret.

Sementara itu, istri Maduro Cilia Flores, juga mengaku tidak bersalah atas dakwaan AS terhadapnya selama persidangan.

 

2. Istri Maduro Cedera

Di sisi lain, CNN melaporkan, pengacara Cilia Flores, Mark Donnelly, mengatakan kliennya perlu diperiksa setelah mengalami “cedera signifikan selama penculikan”.

Saat berbicara kepada hakim selama sidang Maduro dan Flores sebelumnya, Donnelly menyatakan cedera Flores mungkin berupa patah tulang atau memar tulang rusuk yang parah.

CNN juga melaporkan, baik Maduro maupun Flores meminta untuk bertemu dengan konsulat Venezuela, setelah diberitahu tentang hak mereka untuk melakukannya oleh hakim.

Topik Menarik