IRGC Serang Kapal Tanker Minyak AS, Peringatkan Kapal-kapal di Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada hari Kamis (5/3/2026) bahwa mereka telah menargetkan satu kapal tanker minyak Amerika Serikat (AS) di perairan Teluk utara pada pagi hari.
Menurut pernyataan dari kantor humas Garda, kapal tersebut terkena tembakan dan "sekarang terbakar."
IRGC juga menegaskan kembali bahwa navigasi melalui Selat Hormuz berada di bawah wewenang Iran selama masa perang.
Pernyataan tersebut mengatakan peraturan lalu lintas maritim di selat tersebut "berada di bawah kendali Iran pada masa perang," menambahkan semua kapal harus mematuhinya.
Garda Revolusi memperingatkan kapal-kapal milik Amerika Serikat, Israel, negara-negara Eropa, dan sekutu mereka tidak boleh mencoba melintasi jalur air strategis tersebut.Pasukan Iran akan memantau dan menargetkan kapal apa pun yang mencoba melewati selat tersebut secara ilegal.
Pernyataan tersebut muncul satu hari setelah para pejabat Iran menyatakan Garda Revolusi telah mengambil kendali penuh atas Selat Hormuz, salah satu titik rawan paling penting dalam perdagangan minyak global.
Para pejabat Iran memperingatkan, “Tidak setetes pun minyak akan diizinkan meninggalkan wilayah tersebut,” menunjukkan harga minyak dapat melonjak drastis jika situasi semakin memburuk.
Iran Ancam AS setelah Insiden Kapal Perang ‘Dena’
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga mengeluarkan peringatan keras kepada Washington menyusul laporan bahwa kapal perang Iran Dena telah dihantam di laut.“AS telah melakukan kekejaman di laut, 2.000 mil jauhnya dari pantai Iran,” tulis Araqchi di platform X.Ia mengatakan kapal perang tersebut, yang ia gambarkan sebagai “tamu Angkatan Laut India,” membawa hampir 130 pelaut dan telah dihantam di perairan internasional tanpa peringatan.
“Ingat kata-kata saya: AS akan sangat menyesali preseden yang telah mereka tetapkan,” tambahnya.
Secara terpisah, pernyataan militer Iran mengatakan angkatan laut Iran menargetkan tangki penyimpanan bahan bakar di Pangkalan Udara Ramat David di Israel utara semalam menggunakan drone Arash.
Baca juga: Iran Kirim Kapal Perang Kedua ke Perairan Sri Lanka usai Serangan Kapal Selam AS










