China Kucurkan Insentif Rp1.200 Triliun untuk Genjot Konsumsi dan Investasi

China Kucurkan Insentif Rp1.200 Triliun untuk Genjot Konsumsi dan Investasi

Global | idxchannel | Selasa, 20 Januari 2026 - 14:54
share

IDXChannel - China mengumumkan serangkaian insentif untuk mendorong investasi dan konsumsi, termasuk fasilitas jaminan pinjaman sebesar 500 miliar yuan atau Rp1.200 triliun.

Program jaminan pinjaman ini akan berlangsung selama dua tahun. Tujuannya untuk membantu perusahaan swasta yang memenuhi syarat agar lebih leluasa membayar pengeluaran seperti pembelian peralatan dan bahan baku serta peningkatan teknologi.

Selain itu, subsidi bunga tahunan sebesar 1,5 poin persentase akan tersedia selama dua tahun untuk pinjaman yang diambil oleh usaha kecil dan menengah untuk tujuan yang terkait dengan aset tetap atau untuk partisipasi dalam proyek tertentu.

"Setiap peminjam dapat menerima subsidi untuk pinjaman hingga 50 juta yuan," kata Kementerian Keuangan China, dilansir dari Bloomberg pada Selasa (20/1/2026).

Pengumuman tersebut datang sehari setelah data resmi menunjukkan ekonomi China kembali tumbuh lima persen pada 2025, sesuai target pemerintah. Meski ekspor tetap kuat, konsumsi masih lesu dan investasi.

Beijing menjadikan peningkatan permintaan domestik sebagai prioritas ekonomi utama mereka pada 2026. Namun, implementasi stimulus diperkirakan lebih hati-hati tahun ini mengingat ketahanan ekspor, kendala utang, dan kekhawatiran atas kelebihan kapasitas di beberapa industri.

Kementerian Keuangan secara terpisah mengumumkan perpanjangan kebijakan pemberian diskon pinjaman bagi konsumen hingga akhir tahun ini. Selain itu, dukungan serupa untuk perusahaan dalam meningkatkan peralatan mereka akan diperluas hingga mencakup pinjaman yang terkait dengan inovasi teknologi. Pemerintah juga menaikkan batas atas subsidi bunga untuk perusahaan jasa. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik