Negara Eropa Kompak Tolak Gabung Koalisi Trump untuk Kawal Kapal di Selat Hormuz

Negara Eropa Kompak Tolak Gabung Koalisi Trump untuk Kawal Kapal di Selat Hormuz

Terkini | idxchannel | Selasa, 17 Maret 2026 - 13:04
share

IDXChannel - Sejumlah negara Eropa enggan berpartisipasi dalam koalisi militer yang diusulkan Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz.

Dilansir dari Xinhua pada Selasa (17/3/2026), Kanselir Jerman Friedrich Merz menolak keterlibatan militer negaranya di Selat Hormuz.

Merz menekankan, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) merupakan aliansi pertahanan dan bukan aliansi intervensi.

Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz telah lumpuh sejak perang antara Iran dengan AS-Israel pecah pada akhir bulan lalu. Belasan kapal telah diserang dalam beberapa pekan terakhir.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas. Setelah pertemuan para menteri luar negeri blok tersebut, Kallas menyatakan bahwa organisasi itu tidak memiliki keinginan untuk menjalani misi di Selat Hormuz.

 "Kami sedang mengupayakan solusi diplomatik untuk Selat Hormuz," katanya.

"Ini bukan perang Eropa," ujarnya.

Di Eropa Selatan, Menteri Luar Negeri Portugal Paulo Rangel mengatakan Portugal tidak akan terlibat dalam konflik di Selat Hormuz.

Wakil Perdana Menteri Italia Antonio Tajani juga menyatakan keraguannya, mencatat bahwa misi yang ada seperti Aspides dan Atalanta dirancang untuk pengawalan defensif dan operasi anti-pembajakan, sehingga perluasan misi ke Selat Hormuz dianggap berisiko dan sulit.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan London sedang bekerja sama dengan sekutu untuk merancang misi untuk memulihkan navigasi di Selat Hormuz. Namun, dia mengklarifikasi bahwa hal itu tidak akan berbentuk misi NATO. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik