Wintermar (WINS) Kantongi Laba Rp335 Miliar pada 2025, Turun 11 Persen
IDXChannel - PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) mencatat pelemahan kinerja pada tahun lalu seiring anjloknya segmen kapal sewa (charter). Perusahaan jasa transportasi migas itu membukukan laba bersih USD20 juta atau setara Rp334 miliar, melemah 11 persen secara tahunan.
Sementara itu laba operasional perseroan tumbuh 31 persen menjadi USD23,3 juta. Peningkatan laba operasional ini mencerminkan ekspansi margin melalui komposisi armada yang lebih baik.
Pendapatan Wintermar sepanjang tahun lalu turun 1,3 persen menjadi USD81,3 juta. Penurunan ini disebabkan oleh segmen charter yang anjlok 64,3 persen tersisa USD4,9 juta.
"Sebagian penurunan tersebut disebabkan oleh keputusan strategis untuk mengarahkan perusahaan menuju model bisnis manajemen kapal berbasis imbalan jasa untuk skalabilitas yang lebih baik," kata manajemen Wintermar, Selasa (17/3/2026).
Hal ini tercermin dari pendapatan segmen jasa lainnya meski masih tercatat turun 12 persen menjadi USD5,7 juta.
Sedangkan segmen kapal milik masih tumbuh 14 persen menjadi USD70,7 juta di tengah tekanan tarif sewa dan aktivitas lepas pantai yang lebih landai. Segmen ini masih menjadi penopang utama kinerja topline perseroan.
Manajemen Wintermar menyebut, utilisasi pada tahun 2025 lebih rendah dari tahun 2024 sebagai akibat masalah geopolitik dan sebagian besar proyek pengeboran jangka pendek yang masih berada pada tahap awal.
"Akan tetapi, hal ini diimbangi dengan pendapatan yang lebih tinggi dari kapal-kapal yang dilengkapi Dynamic Positioning (DP). Perusahaan mengoperasikan lebih banyak unit kapal yang bernilai lebih tinggi pada 2025," ujarnya.
Sepanjang tahun lalu, perseroan juga melepas 2 kapal mid-tier yang lebih tua dengan nilai USD3,5 juta. Namun, keuntungannya lebih sedikit dibandingkan 2024 (USD16,1 juta) imbas penjualan PSV yang lebih tua.
Dengan mengecualikan keuntungan dari penjualan kapal, laba bersih inti Wintermar naik 19,2 persen menjadi USD18 juta dari 2024 yang sebesar USD15,1 juta.
Pada 2026, perseroan berencana memperluas armada Dynamic Positioning (DP). Dengan arus kas yang lebih kuat, perseroan akan membeli langsung kapal atau akuisisi perseroan.
Pada tahun ini, Wintermar juga akan menganggarkan belanja modal dua kali lipat dibandingkan realisasi belanja modal pada 2025 yang sebesar USD41,8 juta. Alokasi ini untuk mengantisipasi potensi permintaan OSV yang meningkat. Hingga akhir 2025, perseroan juga memiliki kontrak yang dijalankan sebesar USD59,1 juta.
(Rahmat Fiansyah)










