Trump Akui AS Ingin Kuasai Minyak Iran
IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui bahwa pihaknya ingin menguasai minyak Iran.
Dilansir dari The Financial Times pada Senin (30/3/2026), Trump menyamakan perang di Iran sekarang dengan operasi militer AS di Venezuela awal tahun ini.
Setelah berhasil menggulingkan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro, AS secara efektif menguasai industri minyak Venezuela.
“Sejujurnya, hal yang saya inginkan adalah menguasai minyak di Iran," kata Trump dalam wawancara dengan the Financial Times.
"Beberapa orang bodoh di AS menpertanyakan keinginan itu, tapi mereka orang bodoh," katanya.
Komentar Trump muncul ketika konflik antara AS-Israel dan Iran memasuki minggu kelima, dengan serangan yang meluas di seluruh wilayah.
Perang ini meningkatkan risiko terhadap sektor energi global, dan menyebabkan harga minyak mentah melonjak tajam.
Kontrak berjangka Mei untuk patokan internasional minyak mentah Brent naik 2,92 persen menjadi USD115,86 per barel pada awal jam perdagangan Asia, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 3,20 persen menjadi USD102,80 per barel.
Washington Post sebelumnya melaporkan, Pentagon sedang mempersiapkan diri untuk potensi operasi darat selama beberapa minggu di Iran seiring kedatangan ribuan pasukan AS di Timur Tengah.
Pulau Kharg dilaporkan menjadi salah satu sasaran utama remcana operasi darat AS. Pulau kecil di Teluk Persia itu merupakan pusat ekspor minyak Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)









