AHY Ingin Daerah Transmigrasi Disulap Jadi Kawasan Industri Baru

AHY Ingin Daerah Transmigrasi Disulap Jadi Kawasan Industri Baru

Terkini | idxchannel | Rabu, 15 April 2026 - 18:04
share

IDXChannel - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) mewacanakan daerah transmigrasi menjadi kawasan industri baru. Wacana ini ditujukan agar ada kontribusi ekonomi dari potensi sumber daya yang terdapat di daerah transmigrasi.

Menteri Koordinator IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan saat ini sedang membidik kawasan Barelang (Batam, Rempang dan Galang) menjadi kawasan industri bernilai ekonomi tinggi. Sehingga, sejak awal revitalisasi kawasan dan transformasi daerah, termasuk pemberdayaan penduduk lokal maupun transmigran digencarkan oleh pemerintah.

"(Barelang) akan bertransformasi menjadi kawasan industri yang jika dikelola dengan baik bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang nyata dan membuka lapangan pekerjaan, bukan hanya melibatkan masyarakat lokal, tetapi membuka lapangan pekerjaan dengan tingkat keterampilan yang juga harus berstandar tinggi," ujar AHY dalam jumpa pers di kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, AHY membidik kawasan transmigrasi di Dompu, Nusa Tenggara Barat. Di sana, terdapat potensi komoditas gula yang cukup melimpah. Ditambah ada Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi ekonomi dari sisi pariwisata sehingga layak juga dijadikan sebagai kawasan industri dalam level tertentu. 

"Di sinilah kami berusaha untuk mengawinkan potensi lokal, kawasan transmigrasi dengan investasi atau masuknya industri yang juga sekali lagi, jika bertemu di tengah, ini bisa menghadirkan peluang ekonomi yang juga sangat baik," kata AHY.

"Peran (Kementerian) Transmigrasi menjadi semakin sentral karena (Kementerian) Transmigrasi bukan mengurusi orang demi orang, tapi juga termasuk mengintegrasikan antara potensi, peluang, dengan sumber daya yang juga harus terus dikembangkan," ujar dia.

Terkini, kata AHY, Kemenko IPK sedang menggarap potensi ekonomi lokal dari kawasan transmigrasi di Parigi Moutong. Dia membeberkan soal minat China akan durian asal Sulawesi Tengah tersebut. 

Ke depan, Indonesia bakal mengekspor durian dengan nilai ekonomi yang prospektif.

"Ada kawasan (transmigrasi) yang punya potensi untuk pertanian, komoditas perkebunan, yang bukan hanya punya potensi di tingkat lokal, bahkan menjadi komoditas ekspor unggulan. Ekspor durian yang dalam kurun waktu 3 bulan bernilai Rp400 miliar, dan artinya dalam satu tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok," ujar AHY.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik