Prabowo Ingin Bangun Banyak Kota Baru, Tiap Lokasi Punya 100.000 Rumah untuk Buruh

Prabowo Ingin Bangun Banyak Kota Baru, Tiap Lokasi Punya 100.000 Rumah untuk Buruh

Terkini | idxchannel | Jum'at, 1 Mei 2026 - 13:24
share

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto berencana membangun kota-kota baru di Indonesia, di mana setiap kota akan ada 100.000 rumah. Rencana ini khusus untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi pekerja buruh.

Rencana ini diungkapkan Prabowo dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). 

Mulanya, dia mengatakan bahwa saat ini pemerintah telah membangun rumah dari 350.000 unit menjadi minimal satu juta unit rumah tahun ini.

“Rumah-rumah ini akan sesuai dengan saran saudara. Akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan industri, dekat dengan tempat pekerja, dan saya sudah merencanakan kita akan bikin kota-kota baru. Tiap kota mungkin terdiri dari 100.000 rumah. Rumah susun 100.000,” katanya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan bahwa kota-kota baru tersebut harus memiliki sekolah, fasilitas olahraga, daycare, hingga rumah sakit. 

Selain itu, pemerintah berencana meluncurkan program kartu khusus bagi buruh agar dapat menikmati fasilitas transportasi umum dengan harga yang sangat terjangkau, bahkan mendekati gratis.

“Dan yang paling penting harus ada transportasi, entah kereta api ringan, bus supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik, dan saudara-saudara kita akan coba bahwa nanti buruh yang diberi kartu bisa naik transportasi dengan harga yang sangat ringan.”

Terkait sumber daya dan pendanaan program ini, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah tengah melakukan langkah tegas dalam mengelola kekayaan negara. Ia menyoroti banyaknya lahan dan tambang yang sebelumnya dikelola secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu.

“Setelah saya jadi presiden, saya belajar, saya lihat data-data, percayalah, negara kita sangat kaya. Hanya, kekayaannya ini banyak dicolong. Mereka bikin kebun tanpa izin. Banyak yang bikin tambang tanpa izin. Aku sudah ambil alih itu semua,” paparnya.


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik