CBDK Bagikan Dividen Rp28,3 Miliar, Cair 8 Juli 2026

CBDK Bagikan Dividen Rp28,3 Miliar, Cair 8 Juli 2026

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34
share

IDXChannel - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membagikan dividen tunai sebesar Rp28,3 miliar atau Rp5 per saham untuk tahun buku 2025. 

Besaran dividen tersebut setara 2,08 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp1,36 triliun.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo mengatakan, pemegang saham yang berhak menerima dividen sudah harus tercatat dalam daftar pemegang saham pada 12 Juni 2026. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2026.

"Para pemegang saham yang berhak untuk mendapatkan dividen adalah yang namanya tercantum sebagai pemegang saham pada tanggal 12 Juni 2026 dengan tanggal pembayaran pada 8 Juli 2026," katanya dalam Public Expose yang digelar secara virtual, Kamis (11/6/2026).

Pembagian dividen tersebut dilakukan di tengah kinerja perseroan yang tumbuh signifikan pada awal tahun ini. Pada kuartal I-2026, CBDK membukukan pendapatan sebesar Rp743 miliar atau meningkat 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp542 miliar, melonjak 317 persen secara tahunan. 

Perseroan menilai, pencapaian tersebut mencerminkan optimalisasi monetisasi kawasan bisnis CBD PIK2 sekaligus peningkatan kualitas profitabilitas perusahaan.

Kontributor utama pertumbuhan pendapatan berasal dari penjualan kaveling tanah komersial yang meningkat seiring bertambahnya aktivitas bisnis dan investasi di kawasan CBD PIK2.

Selain itu, sejumlah produk komersial seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Di segmen residensial, produk Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence juga terus mendukung kebutuhan hunian di kawasan terintegrasi yang dikembangkan perseroan.

Untuk mendukung ekspansi jangka panjang, CBDK memiliki land bank strategis seluas sekitar 694 hektare. Perseroan juga mencatat total aset sekitar Rp22,4 triliun dengan posisi kas mencapai Rp2,7 triliun per 31 Maret 2026.

Menurut manajemen, struktur permodalan yang konservatif memberikan ruang yang cukup bagi perusahaan untuk menangkap berbagai peluang pertumbuhan di masa mendatang.

Selain mengandalkan penjualan lahan komersial, CBDK juga terus memperkuat sumber pendapatan berulang (recurring income). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengoperasikan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), yang disebut sebagai salah satu pusat MICE terbesar di Indonesia dengan kapasitas lebih dari 100.000 pengunjung.

Sejak mulai beroperasi, NICE telah mengamankan puluhan agenda sepanjang 2026 yang mencakup konser internasional, pameran industri, konferensi, hingga berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.

"Fokus kami tidak hanya pada monetisasi commercial land plot, tetapi juga memperkuat fondasi recurring income melalui aset-aset strategis seperti NICE dan Hotel Hilton Jakarta PIK2. Seiring dengan berkembangnya ekosistem bisnis di kawasan, kami optimistis CBD PIK2 akan terus memperluas sumber pertumbuhan usaha dan meningkatkan kualitas pendapatan Perseroan dalam jangka panjang,” tutur Steven.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik