Prabowo Gelar Ratas Bahas Pendidikan Gratis dari SD hingga PTN

Prabowo Gelar Ratas Bahas Pendidikan Gratis dari SD hingga PTN

Terkini | idxchannel | Rabu, 23 September 2026 - 14:10
share

IDXChannel - Presiden RI, Prabowo Subianto, bakal menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat hari ini. Ratas tersebut untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri gratis mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.

“Iya, siang ini Pak Presiden akan mengadakan rapat terbatas, membahas bagaimana caranya pendidikan negeri dapat gratis, dari SD sampai perguruan tinggi negeri,” kata Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya,  Rabu (23/9/2026).

Teddy menerangkan, ratas tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Presiden untuk memperluas akses pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak Indonesia.

Pemerintah juga telah menyampaikan sejumlah langkah yang menjadi bagian dari agenda tersebut, antara lain upaya menggratiskan pendidikan negeri, memperbaiki sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak, serta meningkatkan kesejahteraan dan gaji guru. 

“Melalui rapat terbatas hari ini, Presiden ingin memastikan komitmen tersebut diterjemahkan ke dalam langkah kebijakan yang terukur dan dapat dilaksanakan, sehingga semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas,” ujar Teddy.

Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan rencana menggelar ratas untuk membahas biaya pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi negeri agar dapat digratiskan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

“Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, Universitas Negeri harus gratis,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan pemerintah terus bekerja untuk mengejar berbagai kebutuhan masyarakat yang dinilainya tidak dapat menunggu. Dia mencontohkan pembangunan jembatan di desa serta perbaikan sekolah.

“Jadi Saudara-saudara, keberhasilan kita banyak. Karena kita kerja terus. Kita kerja terus 2 tahun ini. Hampir kita, memang akhirnya kita dituduh kurang berkomunikasi. Kurang berkomunikasi karena kita kerja terus. Kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi. Ya, anak-anak tidak bisa menunggu. Jembatan di desa-desa harus dibangun,” ujarnya.

Menurut Prabowo, perbaikan sekolah juga menjadi perhatian pemerintah, termasuk kondisi bangunan, fasilitas sanitasi, dan kesejahteraan guru.

“Sekolah-sekolah harus segera diperbaiki. Atap runtuh, sekolah-sekolah nggak ada WC yang bagus, harus kita perbaiki. Gaji-gaji guru harus diperbaiki. Gaji-gaji hakim harus diperbaiki. Karena kita mau menghabiskan korupsi. Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok. Kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli,” kata Prabowo.

Dia juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap tenaga kesehatan. “Perawat-perawat kita harus diurus. Dokter-dokter kita harus diurus,” tuturnya. (Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik