Kementerian Imipas Akan Usut Sosok dalam Foto di Fasilitas Mewah Lapas Kelas IIA Cibinong
IDXChannel - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) bakal mengusut foto dalam fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong yang terekam saat sidak Ombudsman.
Inspektur Jenderal Kementerian Imipas, Rudi Setiawan mengatakan sosok dalam foto tersebut menjadi salah satu objek utama pemeriksaan pihaknya.
Pasalnya, ia menyebut bangunan yang sempat disidak oleh Ombudsman merupakan rumah dinas. Akan tetapi, kata dia, foto yang dipajang tersebut bukanlah pengguna rumah dinas yang seharusnya.
"Ini foto siapa dan kemana fotonya itupun sudah kita cari sekarang. Kemaren ada fotonya, ini sekarang enggak ada fotonya, itu jadi sasaran kami," tuturnya dalam konferensi pers, Sabtu (26/9/2026).
"Kenapa kok bisa ada foto disini. Karena saya sudah melihat itu ada SK-nya rumah dinas, tapi kok bisa ada foto orang lain, ini kita sedang dalami," sambung dia.
Dia mengatakan, Imipas juga akan mendalami keberadaan fasilitas mewah yang 'hilang' pasca sidak dari Ombudsman.
Pendalaman itu dilakukan lantaran fasilitas mewah yang sempat ditemukan sudah hilang pada saat kunjungan Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto.
"Saya melihat ada perbedaan untuk itu, tadi yang sudah saya sebutkan foto, barang-barang perlengkapan tv, kulkas semua yang disebutkan Ombudsman itu menjadi sasaran pemeriksaan kita," ujarnya.
"Di mana, kok sekarang ga ada, siapa yang memindahkan, tentunya memindahkan ini yang bertanggung jawab, kenapa dipindahkan, nanti akan ketemu," lanjutnya.
Di sisi lain, Kementerian Imipas telah menonaktifkan lima pejabat di Lapas Kelas II Cibinong. Mereka adalah Kalapas Wisnu Hani Putranto, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).
Kemudian Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), serta Kepala Urusan Umum.
Sebagai informasi, Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar atau bangunan terpisah dengan fasilitas yang dinilai berstandar seperti apartemen di area belakang Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Menhut Ingatkan Pengelola Hutan Sosial: Mohon Dijaga dari Kebakaran, Jangan Jadi Pusat Api
Temuan tersebut terungkap saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/9/2026). Bangunan-bangunan tersebut berada di kawasan belakang lapas dan terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan, tim menemukan lebih dari 10 kamar yang tersebar di sejumlah bagian kawasan tersebut. Beberapa ruangan yang diperiksa memiliki fasilitas rumah tangga yang cukup lengkap.
Fasilitas yang ditemukan antara lain ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, tempat tidur hingga perlengkapan memasak. Dalam pemeriksaan tersebut, Ombudsman juga melihat adanya fasilitas pendingin udara atau AC di sejumlah ruangan.
“Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada,” ujar Fikri.
Menurut dia, keberadaan bangunan tersebut ditemukan setelah tim Ombudsman berupaya mengakses area belakang Lapas Cibinong.
Ombudsman menyebut terdapat bangunan yang disebut sebagai penginapan atau rumah singgah. Sejumlah orang yang diduga merupakan warga binaan juga ditemukan berada di kawasan tersebut dan sempat dimintai keterangan oleh tim.
Namun, Ombudsman belum memastikan identitas seluruh orang yang berada di fasilitas tersebut maupun status penggunaan setiap bangunan. Temuan tersebut masih dalam proses pendalaman.
(Nur Ichsan Yuniarto)









