Marc Marquez Dinilai Layak Jadi Panutan Dunia, Bukan Cuma di MotoGP

Marc Marquez Dinilai Layak Jadi Panutan Dunia, Bukan Cuma di MotoGP

Olahraga | inews | Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00
share

BARCELONA, iNews.id - Kepala Tim Honda, Alberto Puig, melontarkan pujian tinggi kepada Marc Marquez. Ia menilai pembalap asal Spanyol tersebut sangat pantas dijadikan panutan, tidak hanya di ajang MotoGP, tetapi juga dalam dunia olahraga secara keseluruhan.

Profesionalisme Marquez di lintasan balap hingga sikapnya dalam kehidupan sehari-hari menjadi alasan utama penilaian tersebut.

Marc Marquez sendiri baru saja menandai kebangkitannya di pentas balap motor dunia. Setelah melewati masa sulit, ia sukses kembali ke performa terbaik dan menutup musim dengan gelar juara MotoGP 2025, pencapaian yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda hidup balap motor.

Alberto Puig mengaku bersyukur bisa bekerja sama dengan pembalap yang telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia MotoGP tersebut. Menurutnya, Marquez bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga menunjukkan kedewasaan dan profesionalisme yang luar biasa.

"Saya menganggapnya sebagai tonggak sejarah, bukan hanya di dunia sepeda motor, tetapi secara global, di semua olahraga," kata Alberto Puig, dikutip dari Motosan, Kamis (1/1/2026).

Puig menegaskan bahwa sosok seperti Marc Marquez sangat langka di dunia olahraga modern.

"Hanya ada sedikit orang seperti itu, dan Marc adalah salah satunya," tambahnya.

Lebih lanjut, Puig menceritakan bagaimana kebahagiaan Marc Marquez terpancar saat berhasil mempersembahkan gelar juara bersama Ducati. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi fondasi kuat untuk menghadapi tantangan MotoGP musim 2026.

"Dengan Marc, Anda tidak perlu banyak bicara. Dia tahu kami semua senang atas kesuksesannya karena kami semua telah melewati cobaan," katanya.

Sebagai informasi, para pembalap MotoGP saat ini tengah menikmati masa libur musim dingin. Aktivitas balap akan kembali bergulir dengan tes pramusim yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 3–5 Februari 2026, kemudian dilanjutkan di Thailand pada 21–22 Februari 2026.

Topik Menarik