Oknum Prajurit Aniaya Warga hingga Tewas di Depok, TNI AL Jamin Usut Tuntas!

Oknum Prajurit Aniaya Warga hingga Tewas di Depok, TNI AL Jamin Usut Tuntas!

Terkini | inews | Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:17
share

DEPOK, iNews.id - TNI Angkatan Laut (TNI AL) menegaskan, oknum prajurit yang menganiaya dua pria di Tapos, Kota Depok akan diusut tuntas. Penganiayaan ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul membenarkan, terduga pelaku merupakan anggota aktif TNI AL berpangkat Sersan Dua (Serda).

“TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” ujar Tunggul dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

Laksma Tunggul mengungkapkan kronologi awal Serda M melakukan penganiayaan terhadap WAT dan DN. Sebelum kejadian, Serda M mencurigai kedua korban akan melakukan transaksi ilegal.

“​Peristiwa bermula saat Serda M bersama warga mencurigai bahwa dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya diduga akan melaksanakan transaksi ilegal,” kata Tunggul.

Setelahnya, Serda M bersama warga melakukan tindakan penganiayaan yang menyebabkan luka parah terhadap korban. Bahkan, korban berinisial WAT tewas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban yang berakibat satu orang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat,” ujarnya.

Tunggul menyampaikan, TNI AL melalui Polisi Militer Kodaeral III telah menahan Serda M dan menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis. Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan intensif sesuai hukum militer.

Atas nama institusi, Tunggul juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan, Polsek Cimanggis menerima laporan adanya dua orang yang diduga menjadi korban penganiayaan.

Kedua korban, masing-masing berinisial WAT (24) dan DN (39), ditemukan di dalam mobil boks pada Jumat (2/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

“Kemudian karena luka-luka yang dideritanya, korban tersebut dibawa ke RS Brimob. Namun setelah dilakukan perawatan satu korban meninggal dan satu lagi selamat dan masih dalam perawatan,” ujar Made Budi.

Topik Menarik