Pelatih Sassuolo Minta Jay Idzes Cs Belajar dari Kekalahan Telak Vs Juventus
SASSUOLO, iNews.id - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, meminta Jay Idzes cs mengambil pelajaran berharga dari kekalahan telak 0-3 melawan Juventus. Menurut Grosso, meski hasilnya mengecewakan, pertandingan ini menjadi bagian dari proses pertumbuhan tim yang baru promosi.
Sassuolo menghadapi Juventus dengan skuad terbatas. Beberapa pemain kunci seperti Domenico Berardi, Cristian Volpato, Filippo Romagna, Daniel Boloca, dan Edoardo Pieragnolo absen karena cedera, ditambah Woyo Coulibaly yang membela negaranya di Piala Afrika.
Situasi makin sulit saat Kristian Thorstvedt keluar sebelum babak pertama selesai karena cedera bahu.
Gol pertama Juventus sendiri terbilang kurang beruntung bagi Sassuolo. Bola pantulan dari Tarik Muharemovic membuat umpan silang Pierre Kalulu masuk ke gawang Arijanet Muric, yang sudah keluar dari posisinya.
Juventus pun mendominasi sepanjang pertandingan, menambah gol lewat Fabio Miretti dan Jonathan David di babak kedua.
Grosso Minta Pasukannya Fokus dan Belajar dari Kesalahan
Grosso menekankan pentingnya belajar dari pengalaman ini agar tim bisa tampil lebih konsisten ke depannya.
“Kita harus belajar dari kesulitan dan tahu bagaimana tetap fokus dalam pertandingan, bahkan ketika keadaan tidak menguntungkan kita, karena satu insiden dapat mengubah segalanya,” kata Grosso dikutip dari Football Italia.
Ia juga memberikan kredit kepada Juventus atas penampilan mereka.
“Kami telah mempersiapkannya dengan cara yang berbeda dari cara kami bermain sebenarnya, tetapi Juventus pantas mendapat pujian untuk itu. Kami kalah, tetapi ini adalah bagian dari proses pertumbuhan, kami akan mengisi ulang energi kami dan belajar dari ini. Juve pantas mendapat pujian karena mengambil kendali, karena dalam pertandingan seperti ini Anda perlu meningkatkan level Anda dan berharap lawan tidak dalam kondisi 100 persen," ujarnya.
Meski kalah, Sassuolo masih cukup nyaman di papan tengah klasemen Serie A, namun catatan tanpa kemenangan kandang lebih dari sebulan dan hanya tiga hasil imbang dari lima laga terakhir menunjukkan perlunya evaluasi mendalam.
Laga berikutnya menjadi ujian lain bagi pasukan Grosso, yaitu tandang ke markas AS Roma asuhan Gian Piero Gasperini pada Sabtu malam, dalam duel yang krusial bagi persaingan Liga Champions.










