Lagi! Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Dinilai Hina Ibadah Islam

Lagi! Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Dinilai Hina Ibadah Islam

Terkini | inews | Kamis, 22 Januari 2026 - 22:22
share

JAKARTA, iNews.id - Komika Pandji Pragiwaksono kembali dilaporkan ke pihak kepolisian. Pandji dilaporkan oleh Majelis Pesantren Salafiah (MPS) Banten yang menilai materi dari konten 'Mens Rea' mengandung unsur penghinaan terhadap ibadah agama Islam.

Laporan itu teregister dalam nomor laporan L.P/B/567/1/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

“Tujuannya, karena kita sebagai Muslim, melaporkan untuk klarifikasi komedian Panji Pragiwaksono yang di GBK itu ya. Karena ada penggunaan diksi orang yang salatnya tidak pernah bolong alias rajin, kita sudah paham kaitannya dengan soal kepemimpinan,” kata perwakilan Majelis Pesantren Salafiah Banten, KH Matin Syarkowi, Kamis (22/1/2026).

Dia menilai, persoalan muncul ketika Pandji mengaitkan salat dengan perumpamaan siswa yang tidak pernah bolos sekolah tetapi disebut 'goblok'.

“Pandji kemudian menyambung narasi itu dengan memperumpamakan kalau kita yakini sebagai analogi dengan siswa yang tidak pernah bolos, ujung-ujungnya kata dia, ‘seperti saya, goblok’. Sehingga ini bisa atau dapat dimaknai orang yang rajin salat, belum tentu baik, dan bisa jadi goblok,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, laporan yang diajukan berkaitan dengan dugaan penghinaan terhadap peribadatan agama Islam. Matin menegaskan, materi tersebut dinilai telah keluar dari konteks hiburan.

Dia menambahkan, pihak pelapor juga telah menyerahkan sejumlah barang bukti berupa flashdisk. 

“Ada. Sudah kita serahkan ke situ. Apa, flashdisk dan lain-lain kita ada,” kata dia.

Diketahui, Pandji Pragiwaksono tengah menjadi sorotan usai acaranya bertajuk Mens Rea ditayangkan di Netflix. Pandji bahkan dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas materi yang disampaikan dalam acara tersebut.

Laporan yang teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026 itu dilayangkan kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka menilai materi yang disampaikan Pandji dalam Mens Rea merendahkan, memfitnah dan menimbulkan kegaduhan.

"Menurut kami beliau (Pandji) merendahkan, memfitnah dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media dan memecah belah bangsa gitu," ujar pelapor sekaligus Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman Wahid, Kamis (8/1/2026).

Topik Menarik