Kebakaran Puluhan Rumah di Katingan Kalteng, Warga Terdampak Mengungsi hingga Cari Kos
KATINGAN, iNews.id - Kebakaran menghanguskan puluhan bangunan rumah dan satu sekolah di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiel dalam peristiwa ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Peristiwa tersebut terjadi di komplek pasar Jalan Pata, Kecamatan Kasongan Lama. Api yang membesar dengan cepat menjalar dari bangunan ke bangunan di kawasan permukiman padat.
Sedikitnya puluhan rumah warga dilaporkan terbakar. Warga panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka sebelum api meluas.
Kobaran api juga turut membakar satu bangunan sekolah, yakni MTS Albadar. Sekolah tersebut berada di area yang berdekatan dengan permukiman sehingga ikut terdampak saat api menjalar.
Mendapat laporan warga, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Katingan segera menuju lokasi bersama unit mobil damkar. Pemadaman dilakukan agar api tidak semakin meluas ke bangunan lain.
Setelah sekitar tiga jam berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Pemadaman dilakukan tim damkar dibantu BPBD, TNI-Polri, serta relawan damkar dari Kabupaten Katingan maupun Kota Palangkaraya.
Kabid Damkar Kabupaten Katingan, Yoshua Pascaputra, menyebut jumlah bangunan yang terbakar cukup besar.
"Kurang lebih 30 rumah dan satu sekolah terbakar. Kebakaran diduga dari korsleting salah satu rumah warga," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Meski demikian, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polres Kabupaten Katingan kini memintai keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
Pascakebakaran, lokasi kejadian meninggalkan puing-puing yang rata dengan tanah. Puluhan korban kehilangan tempat tinggal dan harus mencari tempat berteduh sementara.
Sebagian korban mengungsi ke rumah saudara. Ada juga yang menyewa barak dan sebagian lainnya memilih tinggal di tenda pengungsian yang didirikan BPBD setempat.
Salah satu korban, Siti, mengaku rumahnya ikut terbakar dan hampir tidak ada barang yang tersisa.
"Rumah saya ikut terbakar. Habis semua hanya bisa selamatkan ijazah dan laptop. Sekarang lagi mencari tempat kos," katanya.
Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Bahas Kampung Haji dan 15.000 Hunian Korban Bencana Sumatera
Ketua RT setempat, Yonghon, mengatakan sebagian korban terdampak saat ini tinggal bersama keluarga atau mengungsi.
"Korban terdampak ada yang kini tinggal dengan keluarga maupun mengungsi," ucapnya.
Kebakaran Katingan diduga bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah warga. Api cepat menyebar karena jarak antarrumah cukup berdekatan. Polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran, sementara korban berharap segera ada bantuan lanjutan untuk kebutuhan darurat pascakejadian kebakaran Katingan.










