Tim SAR Kembali Temukan 5 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
BANDUNG BARAT, iNews.id - Pencarian korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat kembali membuahkan hasil. Pada hari kedelapan operasi pencarian, Sabtu (31/1/2026), tim SAR gabungan kembali mengevakuasi lima body pack atau kantong jenazah korban bencana tanah longsor.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan lima kantong jenazah ini berasal dari temuan korban di sejumlah titik pencarian.
“Hingga pukul 11.32 WIB, tim SAR gabungan menemukan 5 bodypack sehingga, korban yang sudah dievakuasi sampai tanggal 31 Januari 2026 ini sebanyak 65 bodypack dengan kurang lebih 15 jiwa,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Ade, kelima kantong jenazah ditemukan di Worksite B2, Worksite A1, dan Worksite A2. Sementara itu, berdasarkan data Disaster Victim Identification (DVI) per 30 Januari 2026 pukul 22.00 WIB, sebanyak 49 body pack dari 50 pack telah berhasil diidentifikasi. Adapun 10 bodypack lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.
Dia menjelaskan, pada pencarian sebelumnya, Jumat (30/1/2026) hingga pukul 16.57 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan sebanyak 60 bodypack. Saat itu, korban yang belum ditemukan masih berjumlah sekitar 20 jiwa, dengan 44 bodypack telah teridentifikasi.
Dalam operasi pencarian korban longsor Cisarua Bandung, tim SAR gabungan terus membagi area pencarian ke dalam tiga sektor, yakni sektor A, B, dan C. Metode pencarian dilakukan secara manual, menggunakan anjing pelacak K9, serta alat berat.
“Tercatat sebanyak 3.675 personel yang melaksanakan operasi SAR pada bencana tanah longsor di Ds. Pasirlangu Kec. Cisarua Kab. Bandung Barat per hari ini, serta 17 unit ekskavator dan 22 K9,” katanya.
Ade berharap kondisi cuaca tetap cerah dan mendukung agar proses pencarian dapat berjalan optimal. Dia juga mengimbau seluruh personel untuk tetap mengedepankan keselamatan dan kewaspadaan selama bertugas di lapangan.
Ancaman longsor susulan masih menjadi perhatian utama, mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi di lokasi bencana.
Berdasarkan arahan Kepala Basarnas, pencarian korban longsor Cisarua Bandung akan terus dilanjutkan menyesuaikan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Bupati Bandung Barat hingga Jumat, 6 Februari 2026 mendatang.










