Diserang Cairan Berbahaya saat Pidato, Politisi Muslimah AS Semprot Trump
WASHINGTON, iNews.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) dari Partai Demokrat Ilhan Omar menyebut Presiden Donald Trump terobsesi.
Ilhan diserang seorang pria yang tiba-tiba merangsek ke panggung tempatnya berpidato di acara diskusi publik di Kota Minneapolis Selasa (27/1/2026). Pelaku menyemprotkan dengan zat tidak diketahui.
Insiden itu tidak melukai Omar. Dia tetap melanjutkan pidatonya meski diserang.
Pelaku, diidentifikasi sebagai Anthony Kazmierczak (55), ditangkap oleh petugas keamanan dan ditahan atas dakwaan penyerangan tingkat tiga.
Polisi mengatakan cairan yang disemprotkan kepada politisi keturunan imigran Somalia itu mengeluarkan bau menyengat.
Dalam konferensi pers sehari setelah kejadian, Ilhan mengaitkan serangan tersebut dengan pernyataan provokatif Trump kepadanya serta komunitas Somalia.
Menurut Ilhan, ancaman terhadap keselamatannya meningkat setiap kali Trump menyerangnya. Ilhan menuduh Trump melakukan hasutan permusuhan yang mendorong kekerasan.
Sebelumnya Trump menuduh Ilhan merekayasa serangan tersebut, bahka menyebut sang politisi sebagai dalangnya.
Para pengamat segera mengecam respons Trump dengan menyebut pernyataan itu meremehkan dan berbahaya.









