Danantara Tegaskan Tak Ada Rencana Rombak Direksi Bank Himbara
JAKARTA, iNews.id - CEO Danantara Rosan Roeslani menepis isu perombakan jajaran direksi bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dia menegaskan tidak ada pembahasan maupun keputusan terkait pergantian direksi di Himbara hingga saat ini.
Dia menyebut Danantara sebagai pemegang saham di seluruh bank Himbara belum pernah mendiskusikan isu tersebut.
"Kami di Danantara sebagai pemegang saham di seluruh bank Himbara sejauh ini tidak ada perbincangan mengenai hal itu," kata Rosan di Jakarta, dikutip Minggu (1/2/2026).
Meski demikian, Rosan menekankan Danantara selalu terbuka untuk melakukan evaluasi demi perbaikan kinerja. Namun, dia memastikan saat ini tidak ada agenda khusus yang mengarah pada perombakan direksi.
“Tentunya kami akan selalu berkonsultasi apabila memang perlu ada perbaikan, tetapi sejauh ini tidak ada perbincangan mengenai hal itu,” tutur dia.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti jajaran direksi Himbara yang merugikan negara.
Prabowo, kata Sjafrie, menyoroti adanya praktik ketimpangan dalam penyaluran kredit seperti bank pelat merah lebih memprioritaskan pengusaha besar dibanding pengusaha kecil.
"Bank Himbara itu lebih (mementingkan) ke pengusaha besar untuk dikasih kredit daripada pengusaha kecil. Oleh karena itu, presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara. Sudah ada tata kelola baru untuk menertibkan BUMN,” kata Sjafrie saat memberikan materi dalam Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).
Lebih lanjut, Sjafrie mengatakan sebagai bagian dari pembersihan dan penyegaran di tubuh BUMN, pemerintah tidak lagi akan mengandalkan figur-figur yang telah lama menjabat. Fokus utama adalah mencari sosok yang memiliki integritas dan nasionalisme tinggi.
"Kita ganti dengan mereka yang mempunyai kemampuan intelektual, kemampuan praktisi tapi dia cinta tanah air. Kita tidak lagi mengambil mereka yang sudah lama bercokol di BUMN,” kata dia.









