Jimly Ungkap Prabowo dan Pemimpin Pakistan Segera ke Iran, Setop Perang

Jimly Ungkap Prabowo dan Pemimpin Pakistan Segera ke Iran, Setop Perang

Berita Utama | inews | Jum'at, 6 Maret 2026 - 09:34
share

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto menjadi mediator antara AS-Israel dan Iran guna meredam eskalasi konflik di Timur Tengah. Jimly menyebut Prabowo bersama pemimpin Pakistan berencana akan mengunjungi Teheran, Iran.

“Saya bersyukur Presiden (Prabowo), Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Teheran. Itu yang diterangkan tadi oleh Presiden. Waduh bagus sekali. Jadi bukan hanya Indonesia, artinya apa yang dipikirkan oleh Presiden Prabowo itu mendapat dukungan dari Perdana Menteri Pakistan,” kata Jimly di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

“Lupa saya perdana menteri atau presiden tadi ya Pakistan? Presiden Pakistan. Nah mereka akan sama-sama pergi ke Teheran,” imbuhnya.

Jimly menerangkan, niat Prabowo untuk mediasi untuk meredam eskalasi yang saat ini terjadi di negara-negara Teluk, terutama setelah militer AS dan zionis Israel menyerang Iran secara sepihak.

“Jadi, bukan menegosiasi ya, menjadi mediator antara apa dengan bukan hanya dalam pengertian negosiasi atau mediasi Israel dengan Iran, bukan kayak begitu. Ini kan orang (tertingginya) sudah dibunuh ya kan. Ayatollah-nya sudah dibunuh, masa ditawarin damai, bukan dalam konteks itu, tetapi ini untuk mencegah eskalasi," ungkap Jimly.

Dia menambahkan, niat Prabowo untuk meredam eskalasi itu disambut baik oleh pemimpin Pakistan. 

"Jadi, bukan hanya Indonesia. Artinya, apa yang dipikirkan oleh Presiden Prabowo itu mendapat dukungan dari Perdana Menteri Pakistan. Nah mereka (rencana) akan sama-sama pergi ke Teheran," jelas dia.

Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusron Wahid menyampaikan bahwa langkah Presiden Prabowo Subianto untuk memediasi konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran mendapat sambutan positif dari sejumlah negara di Timur Tengah.

Nusron yang juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengatakan, dukungan tersebut disampaikan oleh beberapa negara di kawasan Timur Tengah serta negara Islam lainnya. 

"Sambil melihat keadaan, tadi disampaikan, prinsipnya Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan dengan Iran. Untuk menjadi mediasi dan Iran membuka diri," kata Nusron usai acara buka puasa Presiden Prabowo bersama para tokoh ulama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

Menurutnya, langkah yang diambil Presiden Prabowo mendapat dukungan dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah maupun negara Islam lainnya, termasuk Pakistan dan Uni Emirat Arab.

"Dan kemudian langkah-langkah yang diambil Pak Presiden itu mendapat support dari beberapa negara Timur Tengah dan negara Islam lain. Termasuk dari Pakistan, termasuk juga dari UAE (Uni Emirat Arab)," terangnya.

Topik Menarik