Akademisi Soroti Program Magang Nasional: Tata Kelola dan Pengawasan Perlu Ditingkatkan

Akademisi Soroti Program Magang Nasional: Tata Kelola dan Pengawasan Perlu Ditingkatkan

Terkini | inews | Senin, 16 Maret 2026 - 10:16
share

JAKARTA, iNews.id - Guru Besar Universitas Trisakti Trubus Rahadiansah menyoroti program magang nasional. Dia menilai program itu perlu diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha agar lebih efektif menekan angka pengangguran sarjana.

Meski memiliki tujuan strategis sebagai salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia, menurutnya, program magang nasional masih memerlukan banyak pembenahan terutama dalam aspek tata kelola, pengawasan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan di lapangan.

"Masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari sisi tata kelola dan juga dari sisi pengawasan monitoring dan evaluasinya. Oleh karena itu tentu karena kebijakan yang sifatnya top-down, perlu juga kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetapi juga para penerima kerja dalam ini dunia swasta," ujar Trubus usai mengikuti diskusi di kediaman Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Jakarta Selatan, pada Minggu (15/3/2026) malam.

Trubus juga mengusulkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dilibatkan dalam program tersebut untuk memperluas daya serap peserta magang. Menurut dia, keterlibatan UMKM akan membantu lulusan baru beradaptasi dengan kondisi dunia kerja yang berbeda dengan lingkungan kampus.

Dia menilai program magang nasional dapat menjadi jembatan penting bagi sarjana untuk membangun profesionalisme serta kompetensi kerja.

"Mengingat ada perbedaan pada saat para mereka menjadi mahasiswa itu di kampus dengan ketika mereka di dunia kerja, nah ini perlu adaptasi sehingga program nasional itu merupakan jembatan emas untuk menuju kemandirian dan inovasi sekaligus profesional dan kompetensi dalam hal menjangkau Indonesia yang lebih baik," kata dia.

Diketahui, pemerintah akan kembali membuka program magang nasional 2026. Ditargetkan program ini menjangkau sebanyak 100.000 peserta dan dibuka mulai pertengahan tahun ini.

Hal ini diketahui dari postingan Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretatiat.kabinet saat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengecek salah satu pelaksanaan program magang nasional di perusahaan swasta kosmetik terbesar di Indonesia, merek dan karya anak bangsa, Paragon, Selasa (27/1/2026).

Program magang nasional tahun 2025 diikuti 100.000 peserta yang magang hingga pertengahan tahun ini. Pada tahun ini minimal 100.000 peserta magang juga akan dibuka kembali pada pertengahan tahun ini.

Topik Menarik