Juara di Vietnam, Richie Duta Richardo Belum Puas: Bidik Level Super 100!
HANOI, iNews.id – Richie Duta Richardo menjuarai Vietnam International Challenge 2026 setelah menang meyakinkan di partai final. Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi tunggal putra muda Indonesia tersebut.
Pebulu tangkis berusia 18 tahun itu mengalahkan wakil Taiwan, Ju Sheng Cheng, dalam dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-14. Laga final berlangsung pada Minggu (29/3/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut diraih dengan permainan dominan sejak awal pertandingan. Richie mampu mengontrol tempo dan menekan lawan hingga tidak berkembang.
Dia mengaku hasil ini tidak lepas dari pengalaman pertemuan sebelumnya. Richie pernah menghadapi Ju Sheng Cheng pada Indonesia International Challenge I 2025.
“Pastinya senang karena ini merupakan gelar juara pertama saya tahun ini. Dengan Ju-Sheng Cheng kami pernah bertemu di Indonesia IC I 2025 dan saya berhasil ambil kemenangan, jadi saya sudah tau pola mainnya dan apa saja yang perlu disiapkan jelang laga final tadi,” kata Richie dikutip dari rilis resmi PBSI, Minggu (29/3/2026).
Richie menilai pemahaman terhadap pola permainan lawan menjadi kunci kemenangan. Persiapan matang membuat dia tampil lebih percaya diri di final.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama ini. Gelar tersebut dia persembahkan untuk keluarga dan tim yang selalu mendukung.
“Gelar ini saya persembahkan untuk keluarga, tim tunggal putra pratama dan orang-orang yang sudah memberikan dukungan kepada saya selama ini,” ujarnya.
Bidik Level Lebih Tinggi
Meski meraih juara, Richie belum merasa puas. Dia langsung memasang target untuk menembus level turnamen yang lebih tinggi dalam waktu dekat.
Richie ingin mengikuti jejak seniornya, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, yang sudah lebih dulu tampil di level lebih kompetitif. Dia menilai peningkatan level menjadi langkah penting dalam kariernya.
Target utama Richie adalah meraih gelar di turnamen BWF Super 100. Level ini menjadi pintu masuk menuju persaingan elite di bulu tangkis dunia.
“Target ke depannya saya mau juara di level BWF super 100, supaya saya bisa naik ke tunggal putra utama dan bisa naik ke level pertandingan yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.
Ambisi tersebut menunjukkan keseriusan Richie dalam mengembangkan karier. Dengan usia yang masih muda, peluang untuk berkembang masih terbuka lebar.
Gelar di Vietnam International Challenge 2026 menjadi awal penting. Richie kini fokus menjaga konsistensi agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi pada turnamen berikutnya.










