Anrez Putra Adelio Dicecar 24 Pertanyaan oleh Penyidik terkait Dugaan Kekerasan Seksual
JAKARTA, iNews.id - Pesinetron Anrez Putra Adelio akhirnya memenuhi pemeriksaan klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan seksual yang menjeratnya di Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2026) malam. Didampingi kuasa hukumnya, Ramzy Sungkar, Anrez bersyukur pemeriksaan perdananya berjalan lancar tanpa kendala berarti.
"Alhamdulillah berjalan dengan lancar, berjalan dengan baik. Tetap kita bersyukur, karena memang terhitung dari Desember saat dilaporkan, aku, keluarga, dan penasihat hukum sangat menunggu momen ini. Karena bagaimanapun juga kan aku perlu untuk mengklarifikasi ya. Makanya aku bersyukur ada panggilan dari Polda," kata Anrez usai menjalani pemeriksaan.
Dalam kesempatan itu, Anrez mengaku menjawab 24 pertanyaan dari penyidik. Dia membeberkan pertanyaan tersebut seputar kronologi laporan yang dilayangkan pasacrnya Friceilda Prillea alias Icel.
"Ada 24 pertanyaan. Yang pasti penyidik punya beberapa pertanyaan memang sesuai seperti yang mereka laporkan gitu. Makanya kita hanya menjawab apa yang mereka tanyakan saja sih," ujarnya.
Dia membantah adanya unsur paksaan atau ancaman dalam hubungannya dengan sang pelapor. Dia menyebut hubungan itu justru terjadi atas dasar kesadaran kedua belah pihak. Aktor berusia 28 tahun ini mengklaim telah menyerahkan sejumlah bukti kuat atas klaimnya tersebut.
"Makanya tadi barusan kita buktikan dengan bukti yang ada bahwa ya memang tidak ada kekerasan seksual, tidak ada paksaan, tidak ada ancaman. Ya suka sama suka, datang juga dengan sadar, mau sama mau gitu," katanya.
"Jelas kita kan enggak mungkin hanya berdalih ya, enggak mungkin hanya ngomong-ngomong doang. Makanya aku selalu menggunakan bukti yang valid. Ada screenshot chat, ada voice note suara, ada video CCTV," ujarnya.
Meski merasa difitnah, Anrez memilih tidak melaporkan balik dan fokus pada proses klarifikasi.
"Aku tidak akan menggiring opini, aku tidak akan menjelek-jelekkan orang lain walaupun itu aku alami; digiring, dijelek-jelekkan, difitnah. Ya, tapi enggak apa-apa, jangan harap aku akan melakukan hal yang sama," katanya.










