Pelatih Vietnam Ketar-ketir Lawan Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala AFF 2026
NONTHABURI, iNews.id - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Diego Giustozzi, ketar-ketir melihat kekuatan Timnas Futsal Indonesia jelang semifinal Piala AFF Futsal 2026. Dia menyebut lawan yang dihadapi sebagai tim terbaik Asia Tenggara.
Vietnam melaju ke babak empat besar dengan status runner-up Grup A. Di semifinal, mereka akan berhadapan dengan Indonesia yang tampil impresif sebagai juara Grup B. Laga tersebut bakal digelar di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Jumat (10/4/2026).
Indonesia Tampil Dominan
Performa Indonesia sepanjang fase grup mencuri perhatian. Meski menurunkan skuad pelapis, Skuad Garuda tetap tampil solid dengan meraih tiga kemenangan beruntun.
Hasil tersebut menegaskan kualitas Indonesia sebagai juara bertahan sekaligus salah satu tim paling konsisten di kawasan. Kedalaman skuad dan variasi taktik menjadi keunggulan utama.
Johann Zarco: Marco Bezzecchi Sangat Kuat, tapi Marc Marquez yang Bakal Juara Dunia MotoGP 2026!
Giustozzi mengakui laga melawan Indonesia tidak akan mudah. “Kami senang bisa mencapai semifinal. Level kompetisi sekarang sudah berbeda. Ini akan sangat sulit. Kami akan menghadapi mungkin tim terbaik di Asia Tenggara,” ujarnya dalam jumpa pers, Kamis (9/4/2026).
Pernyataan tersebut merujuk pada pencapaian Indonesia yang sukses menjuarai edisi sebelumnya dan menembus final Piala Asia Futsal 2026.
Pujian untuk Hector Souto
Giustozzi juga menyoroti peran pelatih Hector Souto dalam perkembangan pesat Indonesia. Dia menilai fondasi permainan yang dibangun berjalan sangat efektif.
“Hector dan federasi melakukan pekerjaan yang sangat baik. Mereka memenangkan turnamen terakhir. Mereka memainkan futsal yang sangat bagus dan menarik. Pertandingan terakhir mereka juga sangat menarik untuk ditonton,” katanya.
Meski demikian, Vietnam tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Giustozzi menegaskan timnya siap tampil maksimal untuk menahan laju Indonesia.
“Jadi saya senang bisa menghadapi mereka di semifinal. Kami akan memberikan 100 persen untuk laga semifinal ini. Ini akan sulit,” tegasnya.
Dia juga menilai perubahan komposisi pemain Indonesia dengan memasukkan pemain muda tidak mengurangi kualitas permainan. Menurut dia, tim tersebut tetap solid di semua lini.
“Mereka memang melakukan perubahan dengan memasukkan pemain muda. Namun tetap sulit karena mereka sangat siap. Mereka punya taktik individu, teknik yang baik, serta taktik kolektif. Jadi ini akan menjadi semifinal yang menarik,” ujarnya.










