Di Tengah Perang Iran, ADB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Baik 5,2 Tahun 2026

Di Tengah Perang Iran, ADB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Baik 5,2 Tahun 2026

Terkini | inews | Senin, 13 April 2026 - 07:22
share

JAKARTA, iNews.id - Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2 persen pada 2026. Angka itu lebih tinggi dari realisasi pertumbuhan tahun lalu yakni 5,1 persen.

Mengutip laporan Asian Development Outlook April 2026, ADB menyatakan proyeksi itu didasarkan pada asumsi konflik di Timur Tengah tidak berkepanjangan. 

"Pertumbuhan diperkirakan akan menguat didukung oleh permintaan domestik yang tangguh, namun konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat membebani prospeknya," tulis ADB, dikutip Senin (13/4/2026).

Di sisi lain, ADB memprediksi rata-rata inflasi Indonesia di angka 2,5 persen tahun ini. Proyeksi itu masih sesuai target inflasi Bank Indonesia (BI) sebesar 2,5±1.

Kendati demikian, ADB mengingatkan sejumlah risiko yang mengintai. Stabilitas ekonomi nasional dapat dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global yang belum mereda serta fluktuasi harga komoditas energi. 

Selian itu, ADB menyoroti kebijakan moneter negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat (AS), yang ketat dalam jangka waktu lebih lama. Hal itu dinilai berpotensi memicu volatilitas aliran modal di pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia. 

Atas dasar itu, ADB menyarankan pemerintah mempercepat reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional. Penerimaan negara yang optimal serta efisiensi belanja dianggap krusial menjaga ruang fiskal menghadapi guncangan ekonomi di masa depan. 

"Pertumbuhan lapangan kerja formal yang lebih kuat di sektor manufaktur sangat penting untuk mendukung transformasi struktural yang inklusif. Sementara sektor pertanian masih menyerap porsi besar tenaga kerja, sektor ini tetap ditandai oleh produktivitas yang rendah dan tingkat informalitas yang tinggi," jelas ADB.

Topik Menarik