FH UI Buka Suara usai Viral Mahasiswa Diduga Lecehkan Perempuan di Grup Chat

FH UI Buka Suara usai Viral Mahasiswa Diduga Lecehkan Perempuan di Grup Chat

Terkini | inews | Senin, 13 April 2026 - 11:14
share

JAKARTA, iNews.id - Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) Parulian Paidi Aritonang buka suara usai viral tangkapan layar isi percakapan diduga melecehkan perempuan. Dalam potongan layar, terlihat anggota grup membahas bagian tubuh perempuan.

Merespons hal itu, Parulian mengaku telah menerima laporan tersebut. Pihaknya pun mengecam perilaku tersebut karena memuat konten yang tidak pantas dan bertentangan dengan nilai hukum, serta akademik.

"Berdasarkan laporan tersebut, Fakultas mengetahui beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan mahasiswa dan memuat konten yang tidak pantas, termasuk indikasi kekerasan seksual," ucap Parulian.

"Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik," sambungnya.

Saat ini, kata Parulian, pihaknya tengah menelusuri dan verifikasi secara serius, cermat, dan menyeluruh. Proses ini dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan keadilan. 

Tak main-main, pihaknya juga akan mengambil langkah tegas jika dugaan tersebut terbukti benar.

"Apabila ditemukan pelanggaran, termasuk yang berpotensi melanggar hukum pidana, Fakultas akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan pihak berwenang," ungkapnya.

Parulian pun menjamin keselamatan dan kenyaman korban, serta pihak pelapor.

"Fakultas menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan seluruh sivitas akademika merupakan prioritas utama. Saluran pelaporan yang aman serta dukungan yang diperlukan tersedia bagi pihak yang membutuhkan. Untuk keperluan tersebut, dapat menghubungi Manajer Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas sebagai narahubung," ujar Parulian.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati proses yang sedang berlangsung," tutupnya.

Topik Menarik