Iran Ingatkan Selat Hormuz Hanya Dibuka Sementara dan Bersyarat

Iran Ingatkan Selat Hormuz Hanya Dibuka Sementara dan Bersyarat

Global | inews | Sabtu, 18 April 2026 - 09:42
share

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan pembukaan Selat Hormuz untuk kapal-kapal komersial memiliki syarat dan berjangka waktu, tidak permanen. Dua hal yang menjadi pertimbangan Iran membuka Selat Hormuz yakni gencatan senjata dengan AS serta gencatan senjata Israel-Lebanon.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik mengatakan, Selat Hormuz hanya dibuka dalam kondisi gencatan senjata dan secara bersyarat.

"Kapal perang dan kapal yang berafiliasi dengan pasukan musuh tidak bisa melewati Selat Hormuz," kata Talaei-Nik, dikutip dari kantor berita Fars, Sabtu (18/4/2026). 

Dia menambahkan, situasi di Selat Hormuz juga bersifat sementara. Iran bisa menutup kembali Selat Hormuz jika situasi di Lebanon berubah.

Sebelumnya Menlu Iran Abbas Araghchi mengumumkan pembukaan Selat Hormuz secara penuh untuk kapal sipil. Namun kebijakan yang berlaku pada Jumat (17/4/2026) tersebut hanya berlaku selama gencatan senjata berlaku. AS dan Iran menyepakati gencatan senjata 2 minggu yang akan berakhir pada Selasa pekan depan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kemudian memberlakukan aturan baru navigasi di Selat Hormuz. 
Aturan baru yang berlaku mulai Jumat malam waktu setempat, pelayaran bebas untuk kapal-kapal sipil melalui rute tertentu yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, kapal perang tetap dilarang melintasi Selat Hormuz.

Disebutkan, navigasi akan dibuka penuh setelah gencatan senjata di Lebanon diterapkan secara menyeluruh. 

Presiden AS Donald Trump pada Kamis lalu mengumumkan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. Meski demikian, Israel masih terus melancarkan serangan ke Lebanon Selatan.

Topik Menarik