Bapanas Klaim Cadangan Beras Naik 221, Tembus 4,9 Juta Ton

Bapanas Klaim Cadangan Beras Naik 221, Tembus 4,9 Juta Ton

Terkini | inews | Senin, 20 April 2026 - 10:36
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengeklaim stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melonjak signifikan hingga 221 persen. Saat ini, stok beras yang dikelola Perum Bulog telah mencapai 4,9 juta ton.

Kepala Bapanas Amran Sulaiman, menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Ia memastikan kondisi stok pangan nasional dalam keadaan aman, termasuk dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino.

"(Terkait) pangan, Alhamdulillah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, hari ini stok cadangan beras kita tertinggi sepanjang Republik Indonesia. 4,9 juta ton dan Insya Allah hari Kamis nanti sudah 5 juta ton," kata Amran dikutip Senin (20/4/2026).

Menurutnya, pemerintah telah mengantisipasi potensi El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan. Ia menegaskan Indonesia telah memiliki pengalaman menghadapi fenomena serupa, seperti pada tahun 2015 dan periode 2023-2024.

Berdasarkan data Bapanas, lonjakan stok CBP saat ini mencapai 221,7 persen dibandingkan dengan kondisi menjelang puncak El Nino sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada September 2023 stok CBP tercatat sebesar 1,52 juta ton.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puncak El Nino pada 2023 terjadi pada periode Oktober hingga Desember.

Amran menegaskan kesiapan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Ia juga mempersilakan publik untuk melakukan pengecekan langsung ke gudang Bulog guna memastikan validitas data yang disampaikan.

"Hari ini stok CBP kita 4,9 juta ton. Siapa pun yang ragu dengan data ini, silakan cek ke gudang Bulog. Kepada seluruh masyarakat Indonesia, kami sampaikan hari ini stok CBP kita 4,9 juta ton. Insya Allah minggu depan, paling lambat Kamis atau Jumat, sudah 5 juta ton dan jadi yang tertinggi selama Republik Indonesia berdiri," ungkap Amran.

Selain memastikan ketersediaan beras, Amran juga menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada untuk sejumlah komoditas pangan lainnya, termasuk protein hewani seperti ayam dan telur, yang bahkan telah memasuki pasar ekspor.

"Pangan kita, alhamdulillah aman. Indonesia sudah swasembada beras. Kemudian protein juga kita swasembada. Ayam telur kita sudah ekspor," tandasnya.

Topik Menarik