KAI Dirikan Posko Darurat di Bekasi Timur dan Gambir untuk Dampingi Keluarga Korban Kecelakaan Kereta
JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendirikan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir. Posko itu untuk mendampingi keluarga korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
“Kami menyiapkan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir, serta layanan Contact Center 121. Posko ini akan kami siagakan sekitar dua minggu ke depan untuk membantu kebutuhan informasi bagi keluarga,” kata Bobby kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Bobby menjelaskan, penanganan korban dilakukan di sejumlah rumah sakit, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
“KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal. Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung oleh asuransi bersama KAI,” ujar dia.
Lalin Arus Balik Melandai, 19 Unit Derek dan 10 Kendaraan Patroli Tetap Siaga di Tol Cipali
Sebelumnya, berdasarkan data terbaru dari PT KAI hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," demikian siaran pers yang disampaikan Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.










