BPBD DKI: Kebakaran Apartemen Jakbar Diduga akibat Korsleting Listrik di Basement
JAKARTA, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan kebakaran salah satu apartemen di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026) diduga dipicu korsleting listrik. Korsleting tejadi di panel basement.
"Menurut keterangan Bapak Ajis petugas safety apartemen, telah terjadi korsleting listrik di bagian panel lantai 1 basement," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Menurut dia, alarm kebakaran langsung berbunyi saat insiden terjadi. Petugas segera melaporkan kejadian tersebut ke pemadam kebakaran terdekat.
"Kemudian alarm pemadam berbunyi dan petugas melaporkan ke pemadam Terdekat," kata dia.
Insiden ini membuat sembilan orang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap dan mendapat penanganan terapi oksigen di lokasi. Selain itu, petugas juga mengevakuasi 11 perempuan dan 8 laki-laki.
Sedangkan tiga korban dirujuk ke Rumah Sakit Pelni. Mereka mengalami sesak napas dan ada juga yang mengeluhkan cedera pada tangan kiri dan kakinya lemas.
Adapun sebanyak 110 personel damkar berjibaku memadamkan api.
Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengungkapkan menjelaskan laporan kebakaran diterima pada pukul 07.31 WIB. Petugas langsung diberangkatkan satu menit kemudian.
Tim tiba di lokasi pukul 07.36 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 07.40 WIB.
Pada pengerahan awal, sebanyak 13 unit dengan 65 personel damkar diterjunkan dari berbagai pos, termasuk kantor unit, sektor Grogol Petamburan, Pos Green Ville, dan Pos Duta Mas.
Selanjutnya, pengerahan tahap kedua menambah 9 unit dengan 45 personel dari sejumlah wilayah seperti Kebon Jeruk, Kedoya Utara, hingga Sudin Jakarta Pusat.









