Pemerintah bakal Sulap 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftarnya
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan mempercepat revitalisasi taman nasional melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional yang telah dibentuk Presiden Prabowo Subianto. Satgas tersebut telah melakukan pertemuan untuk merumuskan langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola taman nasional di Indonesia menjadi kelas dunia.
“Ide besarnya adalah bagaimana kita secara bersama-sama, tentu dengan masyarakat juga, dengan aksi yang konkret, bisa membuat taman nasional kita menjadi Taman Nasional yang baik,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).
Prabowo telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional pada 16 April 2026. Satgas ini diketuai oleh Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua bidang Regulasi Raja Juli Antoni, dan Wakil Ketua bidang Investasi Mari Elka Pangestu.
Raja Juli menyampaikan sebanyak 13 taman nasional akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) untuk dikembangkan menjadi kawasan konservasi berkelas dunia melalui skema pembiayaan inovatif. Dia menegaskan, pengelolaan taman nasional harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan hutan.
“Hampir mustahil kita bisa menjaga Taman Nasional kita tanpa bantuan masyarakat. Jadi sekali lagi, idenya adalah bagaimana taman nasional kita ini dikelola secara profesional,” tegasnya.
Dia juga menekankan pendekatan ecology before tourism dalam pengelolaan kawasan konservasi. Adanya satgas ini bukan untuk mengomersialkan taman nasional, melainkan memprioritaskan kelestarian ekologi.
“Pendekatan yang kita dorong adalah menjaga dan melestarikan alam, sekaligus mengembangkan ekowisata berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat,” tutur dia.
Dalam kesempatan yang sama, Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo menyatakan kehadirannya untuk mendukung kabinet Prabowo dalam menjalankan tugas, salah satunya terkait pengelolaan taman nasional.
Dia mengatakan pengembangan taman nasional bukan hanya dilakukan pemerintah namun seluruh elemen masyarakat.
“Kehadiran saya sebagai ketua satgas bukan dari pemerintah, sesungguhnya mencerminkan tekad Bapak Presiden untuk benar-benar revitalisasi dan sekaligus menjaga melestarikan Taman Nasional yang merupakan kebanggan bangsa Indonesia, Taman Nasional ini aset bangsa Indonesia,” ujar Hashim.
Berikut daftar 13 taman nasional prioritas berdasarkan kategorinya:
- Mountain Ecosystem (Bromo Tengger Semeru, Rinjani, dan Lorentz)
- Marine Ecosystem (Wakatobi dan Komodo)
- Iconic Species and High Carbon Value (Tanjung Puting, Ujung Kulon, dan Way Kambas)
- Lowland/Upland Ecosystem (Sebangau dan Gunung Leuser)
- Karst Ecosystem (Manusela)
- Community Participation and access (Mutis Timau dan Memberamo Foja)









