Trump Dapat Pengarahan soal Perang Iran, Serangan Darat Tetap Masuk Opsi

Trump Dapat Pengarahan soal Perang Iran, Serangan Darat Tetap Masuk Opsi

Terkini | inews | Kamis, 30 April 2026 - 17:51
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat pengarahan penting terkait perang melawan Iran, termasuk kemungkinan dilakukannya serangan darat sebagai bagian dari opsi militer lanjutan. Agenda ini menjadi sorotan karena dapat menentukan arah eskalasi konflik ke tahap yang lebih serius.

Pengarahan pada Kamis (30/4/2026) tersebut akan membahas berbagai skenario operasi militer, mulai dari serangan terbatas hingga langkah agresif seperti pengerahan pasukan darat. Opsi ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi, sehingga membuka peluang bagi Washington untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran.

Trump dan Pemimpin Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dijadwalkan menerima pengarahan dari Komandan Komando Pusat (Centcom) mengenai opsi militer lanjutan terhadap Iran.

Portal berita Axios, mengutip beberapa sumber pejabat, melaporkan Komandan Centcom Laksamana Brad Cooper akan memaparkan berbagai skenario baru serangan terhadap Iran jika opsi tersebut diambil.

Menurut laporan Axios, opsi militer baru terhadap Ieran Iran bertujuan untuk memecah kebuntuan negosiasi atau memberikan tekanan terakhir sebelum mengakhiri konflik.

Salah satu skenario yang disiapkan Centcom adalah serangan “singkat dan intensif” menargetkan infrastruktur strategis Iran. Serangan ini diharapkan bisa memaksa Teheran kembali ke meja perundingan, khususnya terkait program nuklirnya.

Selain itu, pengarahan juga akan mencakup rencana penguasaan sebagian Selat Hormuz guna membuka kembali jalur pelayaran komersial. Namun operasi tersebut berpotensi melibatkan serangan darat, yang menandai peningkatan signifikan dalam eskalasi konflik.

Opsi lain yang kembali dibahas adalah misi pasukan khusus untuk mengamankan cadangan uranium yang telah diperkaya milik Iran. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah potensi pengembangan senjata nuklir lebih lanjut.

Meski demikian, sebelumnya Trump menyatakan kepada Axios bahwa blokade maritim terhadap Iran dinilai lebih efektif dibandingkan melanjutkan serangan militer langsung. Ia menilai tekanan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah memberikan dampak signifikan.

Kendati begitu, Trump tetap membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer jika Iran tidak menunjukkan tanda-tanda menyerah atau bersedia berkompromi dalam negosiasi.

Dalam pengarahan tersebut, Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine juga diperkirakan turut hadir untuk memberikan pandangan strategis tambahan.

Topik Menarik