Setelah Patung Yesus, Pasukan Israel Rusak Sekolah Kristen di Lebanon
BEIRUT, iNews.id - Setelah menghancurkan patung Yesus Kristus di Lebanon Selatan, pasukan Israel berulah kembali. Kali ini mereka merusak biara dan sekolah yang dikelola Biarawati Juru Selamat Suci di Kota Yaroun.
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan paling terkemuka di wilayah itu. Tempat tersebut mendidik ribuan siswa selama bertahun-tahun dari berbagai kota di Bint Jbeil.
"(Perusakan tersebut merupakan) Kerugian besar baik di tingkat pendidikan maupun sosial," bunyi pernyataan sekolah, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Israel melancarkan serangan udara serta menggelar operasi darat di Lebanon sejak 2 Maret, menewaskan lebih dari 2.600 orang dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.
Gencatan senjata 10 hari sebenarnya telah dimulai pada 17 April yang kemudian diperpanjang hingga 17 Mei. Meski demikian militer Zionis terus melanggar, bahkan setiap hari, melalui serangan udara serta penghancuran rumah-rumah.
Pasukan Israel juga mempertahankan "zona penyangga" di Lebanon Selatan, dengan dalih untuk mencegah serangan kelompok Hizbullah.










