Demo Mahasiswa di DPR Diwarnai Aksi Dorong-dorongan dengan Polisi
OKU SELATAN, iNews.id – Nasib tragis menimpa Sri Khodijah (47), seorang guru PPPK di SD Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Korban tewas usai ditusuk pisau pencuri yang menyatroni rumahnya.
Ironisnya, setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, pelaku pembunuhan keji tersebut ternyata masih berstatus sebagai pelajar SMP.
Peristiwa berdarah ini terjadi di dalam rumah korban pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Aksi nekat ini bermula saat pelaku berinisial YS (16) menyelinap masuk ke dalam rumah untuk mencuri. Namun, situasi berubah seketika saat korban mendadak pulang ke rumah.
Korban terkejut mendapati ada orang asing di dalam rumahnya, begitu pula dengan pelaku yang langsung panik karena aksinya ketahuan.
Diduga karena kalap dan takut ditangkap warga, pelaku YS langsung menyambar sebilah pisau dapur milik korban.
Tanpa belas kasihan, remaja di bawah umur tersebut langsung menghujamkan pisau itu tepat ke arah perut korban hingga bersimbah darah.
Usai menusuk korban, pelaku langsung lari tunggang-langgang melarikan diri tanpa sempat membawa satu pun barang berharga milik korban.
Meski dalam kondisi terluka parah di bagian perut, Sri Khodijah masih menunjukkan sisa kekuatannya untuk berjalan keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan dan melarikan korban ke RSUD Muaradua.
"Saat dalam perawatan medis di RSUD Muaradua, korban dalam kondisi sadar dan sempat membeberkan bahwa ia sangat mengenali pelaku. Pelaku merupakan seorang pelajar yang duduk di bangku kelas I SMP," ujar Kapolsek Buay Pemaca, Ipda Redi, Senin (15/6/2026).
Karena luka tusukan yang diderita cukup parah, tim medis sempat berencana merujuk korban ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap di Kota Palembang. Namun takdir berkata lain, pada Kamis (11/6/2026), sang guru PPPK dinyatakan meninggal dunia.
Pelaku dan Orang Tuanya Buron
Mendapat laporan mengenai kematian korban, personel dari Polsek Buay Pemaca bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan barang bukti utama berupa sebilah pisau dapur yang digunakan pelaku untuk menikam korban.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi mata dan mengantongi identitas lengkap pelaku YS. Sayangnya, saat petugas menyambangi rumahnya, pelaku sudah tidak berada di tempat.
"Saat kami mendatangi kediamannya, pelaku bersama orang tuanya diduga kuat sudah melarikan diri dari desa. Saat ini tim kami masih terus melakukan pengejaran intensif di lapangan. Kami mengimbau kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat," kata Ipda Redi.









