Komentar Menkes soal FOMO Lari Marathon: Gak Apa-Apa, Itu Lifestyle yang Keren!

Komentar Menkes soal FOMO Lari Marathon: Gak Apa-Apa, Itu Lifestyle yang Keren!

Terkini | inews | Selasa, 16 Juni 2026 - 10:02
share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti meningkatnya tren lari marathon di tengah masyarakat yang turut dipengaruhi fenomena fear of missing out (FOMO). Menurutnya, tren tersebut tidak menjadi persoalan selama mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Menkes Budi bahkan mengaku takjub dengan antusiasme puluhan ribu peserta yang rela bangun sejak dini hari untuk mengikuti ajang lari massal yang salah satunya adalah BTN Jakarta International Marathon (JAKIM).

"Ini karena ada puluhan ribu orang yang bangun sekitar jam 3 pagi untuk hadir di BTN Jakarta International Marathon untuk lari. Memang yang lari ini beberapa ada yang benar-benar serius lari, tapi ada juga ikut-ikutan karena FOMO," kata Budi melalui konten edukasi di Instagram, dikutip Selasa (16/6/2026).

Ia menilai, fenomena FOMO dalam olahraga justru dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat. Bahkan, menurutnya, tren tersebut bisa berkembang menjadi bagian dari lifestyle yang positif.

"Gak apa-apa juga, bagus buat FOMO itu jadi gaya hidup atau lifestyle yang keren," ujarnya.

Menkes juga menjelaskan bahwa setiap peserta memiliki motivasi berbeda-beda, mulai dari mengejar catatan waktu terbaik hingga sekadar mengikuti tren yang sedang populer. Namun, ia menekankan bahwa manfaat kesehatan dari aktivitas fisik tetap menjadi hal yang paling utama.

Menurutnya, aktivitas rutin seperti lari dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit. Ia pun mengimbau masyarakat untuk terus bergerak dan konsisten menjalani pola hidup sehat, terlepas dari motivasi awal yang dimiliki.

Topik Menarik