Jadi Petugas Haji 2026 Bikin Aiman Ricky Belajar Ikhlas dan Sabar, Ini Cerita Lengkapnya!
JAKARTA, iNews.id - Aktor Aiman Ricky menjalankan tugas sebagai petugas pendamping jemaah haji pada musim Haji 2026. Amanah yang diembannya di Tanah Suci justru menjadi pelajaran hidup yang membuatnya belajar tentang keikhlasan, kesabaran, dan arti melayani sesama.
Aiman Ricky mengaku tugas tersebut menjadi tantangan tersendiri baginya. Selama ini, dia merasa masih memiliki sifat yang cenderung egois dan tidak sabaran. Namun saat mendampingi jemaah haji, dia dituntut untuk mengubah pola pikir dan menempatkan kebutuhan orang lain di atas kepentingan pribadi.
Menurut Aiman, fokus utamanya selama berada di Tanah Suci bukan lagi dirinya sendiri, melainkan para jemaah yang membutuhkan bantuan dan pendampingan selama menjalankan ibadah.
"Mungkin tantangannya adalah bagaimana saya yang biasanya suka egois sama diri saya, suka nggak sabaran, saya dilatih banget untuk harus sabar, untuk harus bisa telaten, dan untuk harus bisa fokusnya sama jemaah," ujar Aiman Ricky saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa menjadi petugas haji bukan pekerjaan yang ringan. Selain harus siap membantu kapan saja, dia juga dituntut memberikan informasi dan solusi bagi para jemaah yang membutuhkan.
Aiman bahkan tak segan mencari jawaban jika menemui pertanyaan yang belum diketahuinya. Baginya, memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
"Jadi otomatis saya melunturkan seorang Aiman Ricky yang biasanya dilayani di sini, justru kalau di sana saya harus melayani. Sebisa mungkin saya melayani apa pun," tuturnya.
Tak hanya belajar sabar, Aiman juga belajar untuk lebih ikhlas dalam menjalankan amanah. Dia berusaha memastikan para jemaah merasa nyaman dan terbantu selama berada di Tanah Suci.
"Ketika misal jemaah ada tanya, saya bisa bantu jawab. Saya nggak tahu jawabannya, saya cari tahu, tanya sama pendamping lain, saya tanya sama ustaz yang lain," lanjutnya.
Di balik kelancaran tugas yang dijalankannya, Aiman ternyata sempat dihantui rasa takut sebelum berangkat. Dia mengaku sempat ragu apakah mampu menjalankan amanah besar tersebut dengan baik.
Namun seiring berjalannya waktu, keraguan itu perlahan sirna. Momen yang paling membekas baginya terjadi saat melintasi Terowongan Mina. Di saat itulah dia merasakan campuran haru, syukur, dan kebahagiaan karena berhasil menyelesaikan tugas yang sebelumnya begitu ia khawatirkan.
"Aku melewati terowongan Mina, aku sedih gitu kayak, 'Masyaallah aku Alhamdulillah berhasil ya' yang dari kemarin-kemarin tuh aku selalu takut banget gitu untuk melaksanakan pekerjaan ini, amanah ini, tapi Alhamdulillah berhasil," ungkapnya.
Bagi Aiman, pengalaman menjadi petugas haji 2026 akan selalu dikenang sebagai salah satu perjalanan paling berharga dalam hidupnya. Selain membantu para jemaah menjalankan ibadah, dia juga menemukan pelajaran penting tentang kesabaran, keikhlasan, dan pengabdian kepada sesama.










